Pria di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kamis malam (6/11) sekitar pukul 20.00, warga sekitar Desa Penataran seputaran RT 001/RW 006 Kec Nglegok Kabupaten Blitar dikejutkan teriakan  Risma Reni Hapsari (17) warga Desa Penataran RT 001/RW 006, dari rumahnya, ketika melihat MRP (23) yang tak lain adalah kakak kandungnya dalam keadaan gantung diri di kamar mandi, mendengar teriakan Risma warga masyarakat mendatangi rumah korban, sebelumnya Risma memanggil Sringatin (45) ibu kandungnya, akhirnya Ibu dan Risma teriak minta tolong.

Kejadian gantung diri itu disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar pada media Jumat (7/11) di ruang kerjanya.

"Kejadian orang gantung diri sesuai laporan di SPKT, atau Polsek Nglegok, pada Kamis (6 November 2025) malam, dalam olah TKP oleh unit Reskrim Polsek Nglegok, Inafis Satreskrim dan SPKT Polres Blitar Kota, Unit Provost Polres Blitar Kota, Unit Kesehatan Puskesmas Kec Nglegok, diperoleh posisi korban gantung diri dalam kamar mandi rumahnya, dengan posisi menggantung, pada lehernya terlilit  tali plastik putih sekitar 1 meter, korban tanpa baju, dalam keterangan saksi baik Risma maupun Ibunya, tidak mengetahui sebab musababnya MRP nekat gantung diri," terang Iptu Samsul.

Mantan Wakapolsek Sanankulon ini menambahkan awal diketahuinya korban gantung diri, pada hari Kamis tanggal 06 November 2025 sekitar pukul 20.00 Saksi 1 Risma Reni Hapsari yang merupakan adik kandung korban, pulang ke rumah untuk  memarkir sepeda motor di belakang rumah setelah membeli pulsa, karena posisi belakang rumah gelap kemudian saksi Risma menyalakan senter dengan menggunakan HP miliknya, ketika melewati kamar mandi ia melihat korban MRP (Kakak kandungnya) sudah dalam posisi menggantung dengan tali plastik warna putih yang mengikat di leher di dalam kamar mandi, mengetahui hal tersebut Risna berteriak memanggil ibunya untuk meminta tolong, dengan teriakan Risma, warga mendatangi rumah korban.

"Sampai kini, pihak keluarganya belum tahu sebab nekatnya korban gantung diri, selanjutnya setelah olah TKP, korban dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, guna visum (VER)," jelas Iptu Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang…

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya…

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya…

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,…

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian…

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…