Dishub Kota Pasuruan Kejar Target PAD Parkir Jelang Akhir Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu titik parkir yang lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan di Alun-Alun Kota Pasuruan.
Salah satu titik parkir yang lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan di Alun-Alun Kota Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Realisasi retribusi parkir di Kota Pasuruan, minim. Dinas Perhubungan (Dishub) mengakui sulit untuk mengejar setoran sesuai target tahun ini, meski sudah ada penyesuaian dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2025. Selama 10 bulan, capaiannya baru Rp 225 juta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Pasuruan, Andriyanto menuturkan awalnya retribusi parkir ditarget Rp 5,1 miliar. Namun karena realisasinya minim, dalam P-APBD 2025, Dishub menurunkan targetnya menjadi Rp 3,015 miliar. Sebab sebelum perubahan, capaiannya hanya Rp 200 juta.

Ternyata, meski sudah ada penyesuaian, mengejar target parkir itu tidak mudah. Sebab usai pemutusan kontrak rekanan asal Kota Surabaya, CV Pasuruan Madinah Juli lalu, pihak jasa pungut parkir yang baru, PT Yurizal Makmur juga tidak bisa menyetor sesuai kesepakatan.

Saat menjalin kontrak dengan jasa pungut terakhir, pihaknya telah mengubah mekanisme setoran. Sebelumnya, setoran berapapun dari juru parkir (jukir), 60 persennya masuk ke kas daerah. Sementara sisanya jadi milik jasa pungut.

Terakhir, jasa pungut baru mendapat hak, jika bisa menyetor sesuai kesepakatan. "Tapi ternyata, jasa pungut terakhir juga tidak sanggup. Per harinya hanya mampu menyetor di bawah Rp 1 juta," katanya.

Andri-sapaannya menyebut, hingga akhir Oktober, setoran parkir baru mencapai Rp 225 juta. Masih kurang lebih dari Rp 2,7 miliar untuk bisa memenuhi target perubahan. Karena itu, pihaknya pesimistis jika target ini bisa terpenuhi. Mengingat tahun 2025 sudah tersisa dua bulan.

Apalagi dalam pengelolaan yang baru dengan sistem swakelola oleh Dishub, kesepakatan dengan jukir per harinya Rp 8 juta. Ini dengan catatan potensi parkir tertinggi. Jika bisa mencapai ini, maka dalam sebulan hanya Rp 240 juta. Dan dua bulan hanya bisa tercapai Rp 480 juta.

Kesepakatan itu jika tidak ada kendala di lapangan, seperti cuaca hujan. Karena itu, target parkir sulit terpenuhi," tutur Andri. Anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan. Ps-01

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …