Terganjal Larangan KLH, Proyek Insinerator Rp 16 Miliar Pemkot Madiun Kandas di Tengah Jalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Rencana ambisius Pemkot Madiun membeli insinerator senilai Rp 16 miliar akhirnya kandas di tengah jalan. Program yang sempat disetujui dalam Perubahan APBD 2025 itu resmi dibatalkan menyusul larangan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta sederet persoalan teknis di lapangan.

Padahal, pengadaan mesin pembakar sampah tersebut semula digadang-gadang sebagai solusi tuntas problem sampah Kota Madiun. Namun sejak awal, proyek ini menuai sorotan tajam. Selain anggarannya yang jumbo, kesiapan lokasi, SDM, dan potensi dampak lingkungan juga dipertanyakan.

Kementerian Lingkungan Hidup sendiri tegas melarang penggunaan insinerator karena berisiko menimbulkan polusi baru. Setiap alat pembakar sampah wajib melalui uji emisi dioksin-furan yang ketat. Prosesnya panjang dan antrean uji laboratorium pun mengular di tingkat nasional.

Koordinator Komisi 3 DPRD Kota Madiun, Armaya, membenarkan pembatalan itu. “Pengadaan insinerator tidak jadi dilaksanakan tahun ini karena beberapa pertimbangan,” ujarnya usai rapat koordinasi internal DPRD, Rabu (12/11/2025).

Menurut Armaya, keputusan pembatalan mencuat saat pembahasan RAPBD 2026. Selain larangan dari KLH, waktu yang sudah mepet di akhir tahun anggaran juga menjadi kendala serius. “Untuk bisa digunakan, insenerator harus lebih dulu lolos uji emisi. Sementara antreannya banyak dan tidak mungkin selesai tahun ini,” jelasnya.

Dana Rp16 miliar yang semula disiapkan kini dialihkan ke pos pembiayaan. Soal kemungkinan rencana itu dihidupkan kembali pada APBD 2026, Armaya belum bisa memastikan. “Kami masih menunggu sikap eksekutif. Masih dibahas dalam RAPBD 2026. Tunggu saja,” ucap Ketua DPRD Kota Madiun tersebut.

Dengan batalnya proyek insinerator, pengelolaan sampah Kota Madiun kembali bertumpu pada TPA Winongo — meski sebagian areanya kini dialihfungsikan menjadi kawasan wisata bertema piramida sampah.

“Ya, mau tidak mau kembali ke TPA Winongo. Soal pengaturannya, kami serahkan ke eksekutif,” kata Armaya.

Sebelumnya, Pemkot Madiun berencana menempatkan beberapa unit insinerator di tiap kecamatan agar tidak lagi bergantung pada TPA Winongo. Namun kini, rencana itu tinggal wacana di atas kertas — terkubur bersama asap larangan KLH. man

Berita Terbaru

Aduan Hotline Lapor Cak Eri Ungkap Dugaan Penipuan Loker, Dua Oknum Pemkot Surabaya Dipecat

Aduan Hotline Lapor Cak Eri Ungkap Dugaan Penipuan Loker, Dua Oknum Pemkot Surabaya Dipecat

Selasa, 11 Agu 2026 10:29 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil tindakan tegas terhadap dua oknum di lingkungan pemerintah kota yang diduga terlibat…

Wali Kota Eri Cek Lagi RSUD Soewandhie, Pelayanan IGD hingga Farmasi Mulai Berbenah

Wali Kota Eri Cek Lagi RSUD Soewandhie, Pelayanan IGD hingga Farmasi Mulai Berbenah

Selasa, 11 Agu 2026 10:22 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali mengecek pelayanan di RSUD Dr. Mohamad Soewandhie setelah sebelumnya melakukan inspeksi…

SNI Jadi Pangkal Perkara, Dirut PT BPI Ajukan Eksepsi dan Sebut Kasus Wire Rope Hanya Persoalan Administratif

SNI Jadi Pangkal Perkara, Dirut PT BPI Ajukan Eksepsi dan Sebut Kasus Wire Rope Hanya Persoalan Administratif

Selasa, 11 Agu 2026 10:12 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perkara dugaan perdagangan tali kawat baja atau wire rope tanpa Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (…

Uang Judi Balik ke Negara, Kejari Tanjung Perak Setor Rp4,9 Miliar Hasil TPPU ke Kas Negara

Uang Judi Balik ke Negara, Kejari Tanjung Perak Setor Rp4,9 Miliar Hasil TPPU ke Kas Negara

Selasa, 11 Agu 2026 10:09 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 10:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perburuan terhadap uang hasil kejahatan perjudian daring berujung pada pemulihan aset negara. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung P…

Valverde, Kapten Madrid Kenali Karakter Jose Mourinho

Valverde, Kapten Madrid Kenali Karakter Jose Mourinho

Selasa, 11 Agu 2026 07:40 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com – Federico Valverde, kapten Real Madrid mengaku terkejut dengan karakter Jose Mourinho. Valverde bisa dikatakan belum lama merasakan dilatih M…

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan BJB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan BJB

Selasa, 11 Agu 2026 07:37 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa…