Pemkab Gresik Pastikan Kegiatan Budaya dan Penanganan Banjir Berjalan Simultan

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konser musik dengan menghadirkan bintang tamu Denny Caknan, bertempat di Halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (14/11/2025) malam. SP/Maidid
Konser musik dengan menghadirkan bintang tamu Denny Caknan, bertempat di Halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (14/11/2025) malam. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan bahwa agenda kebudayaan dan penanganan banjir dapat dilaksanakan secara bersamaan tanpa mengurangi prioritas terhadap keselamatan warga. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di tengah sorotan publik terkait penyelenggaraan konser saat sebagian wilayah masih tergenang banjir.

“Budaya adalah identitas kita. Namun keselamatan masyarakat tetap yang utama. Sejak hari pertama banjir, seluruh unsur terkait telah bergerak dan penanganannya kami kawal secara langsung,” ujar Bupati Yani, Sabtu (15/11/2025).

Pemkab Gresik memastikan koordinasi lintas dinas ditingkatkan untuk mempercepat penanganan banjir. Menurut Bupati, pelestarian budaya tetap berjalan, namun tidak mengurangi fokus pemerintah terhadap warga yang membutuhkan dukungan.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, menjelaskan bahwa banjir yang berlangsung sejak 12 November 2025 dipicu hujan berintensitas tinggi dan durasi panjang, diperparah oleh kapasitas drainase yang belum memadai. Selain itu, luapan Kali Cermen menyebabkan genangan di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, serta beberapa titik di Benjeng dan Menganti.

“Seluruh titik genangan kini sudah surut total. Sejak awal, kami melakukan pemompaan, mendampingi warga terdampak, dan menyalurkan bantuan logistik. Tidak ada korban jiwa, dan situasi sudah terkendali,” kata Sukardi.

BPBD melaporkan sejumlah langkah penanganan, seperti penyedotan air menggunakan mobil pompa BBWS, distribusi bantuan untuk warga Menganti dan Benjeng, hingga proses evakuasi di Perumahan Maharaja. Tenda darurat juga didirikan di Dusun Bibis, sementara perahu LCR disiagakan di Graha 2 Pranti untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Warga yang sebelumnya terdampak di kawasan Oma Indah, Maharaja, dan Graha 2 kini dilaporkan telah kembali beraktivitas setelah banjir surut.

Dengan kondisi yang mulai pulih, Pemkab Gresik mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah memastikan penanganan bencana dan kegiatan kebudayaan dapat berjalan beriringan tanpa saling menganggu. did

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…