SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mempersiapkan rangkaian menunaikan ibadah haji tahun 2026, salah satunya yakni pemeriksaan kesehatan. Dan sebanyak 299 calon haji asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas terdekat.
Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Madiun mencatat, pada tahun 2026 Jawa Timur mendapat kuota sebanyak 42.409 calon haji, sementara Kabupaten Madiun mendapatkan alokasi 299 calon jemaah haji (CJH) dan 80 cadangan.
"Sekitar 60 persen jamaah sudah kami arahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas wilayah masing-masing. Proses ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun," ungkap Kepala Seksi PHU Kemenag Kabupaten Madiun Bisri Mustofa, Minggu (16/11/2025).
Sementara itu, untuk rangkaian pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, cek laboratorium untuk kadar gula darah, fungsi lemak, fungsi hati, fungsi ginjal, dan tes psikologis berupa wawancara terkait kemampuan beraktivitas sehari-hari atau Activity Daily Living (ADL), serta riwayat penyakit yang pernah dialami.
Ia menambahkan, tahapan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Hal itu untuk memastikan kesiapan fisik calon haji. Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan seluruh peserta haji asal Kabupaten Madiun telah memenuhi syarat kesehatan sebelum jadwal pemberangkatan ke Tanah Suci tahun depan.
Bagi calon haji yang belum menjalani pemeriksaan, Kemenag akan melakukan pendampingan bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar difasilitasi pemeriksaannya di puskesmas.
Tak lupa, pihaknya turut mengimbau jamaah agar menjaga pola hidup sehat, memperbanyak olahraga ringan, serta mengatur pola makan dan istirahat yang cukup. Langkah itu diharapkan bisa menjaga kondisi tubuh tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah haji. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu