SURABAYAPAGI.com, Jember - Sempat heboh dan viral di media sosial (medsos) terkait banyaknya sejumlah warga di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Jember melintasi area pemakaman dengan sepeda motor.
warga terpaksa melewati jalur alternatif (area pemakaman) yang melintasi kompleks kuburan demi bisa beraktivitas seperti biasa, lantaran warga sekitar diduga tidak diberikan akses jalan saat proses pengaspalan di Dusun Gayam berlangsung.
Kepala Desa Kaliwining, Samsul Arifin membenarkan fenomena kejadian tersebut, menurutnya memang benar ada pengaspalan di Dusun Gayam. Namun, saat proses pengaspalan, jalan alternatif sudah disediakan.
"Pengaspalan itu dilakukan di Dusun Gayam. Di sana, banyak jalan alternatif," katanya, Senin (17/11/2025).
Lebih lanjut, area makam tersebut bukan jalan alternatif yang telah disediakan. Namun, sebagian warga yang melewati area makam barangkali sedang buru-buru atau ingin lebih cepat.
"Cuma waktu itu mungkin karena warga yang lewat makam ingin lebih cepat," ujarnya.
Samsul menambahkan, jalan yang di aspal di Dusun Gayam, awalnya ada adalah tanah. Pengaspalan dilakukan agar lebih aman untuk dilintasi warga pengguna jalan. "Kalau jalan alternatifnya banyak sekali. Saat proses pengaspalan itu," paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Rambipuji AKP Eko Yulianto menyebut, akan melakukan tindak lanjut mengenai hal ini. Agar masyarakat bisa lebih tertib dalam mencari jalan alternatif. "Kita tindak lanjuti untuk progres selanjutnya," ungkapnya. jr-01/dsy
Editor : Desy Ayu