Trauma Wabah PMK, Pedagang Daging Sapi di Pasuruan Sepakat Naikkan Harga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual daging sapi di pasar tradisional Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR
Ilustrasi. Penjual daging sapi di pasar tradisional Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Menindaklanjuti masih adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) memicu para para jagal dan pedagang sapi mengalami kesulitan untuk mendapatkan sapi potong di berbagai daerah. Sehingga, langkah menaikkan harga daging diambil untuk mengatasi merugikan karena harga sapi semakin mahal.

Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Pasuruan, Habibi, mengatakan sudah hampir satu tahun para jagal dan pedagang sapi mengalami kesulitan untuk mendapatkan sapi potong di berbagai daerah. 

Dan diketahui, saat ini harga sapi semakin hari semakin tinggi tak terkendali sehingga para jagal mengalami kerugian Rp1 juta sampai Rp3 juta per ekor. Sehingga, paguyuban meminta semua jagal dan penjual melaksanakan kesepakatan kenaikan harga tersebut. Paguyuban akan memberi sanksi anggota yang menjual daging di bawah kesepakatan.

"Maka dari itu saya selaku ketua paguyuban mengambil sikap dan keputusan bersama sesuai aspirasi dari teman-teman jagal dan teman-teman penjual daging, harga daging di RPH akan ada kenaikan 5.000 rupiah per kilogram dari Rp 110.000 menjadi Rp 115.000 rupiah. Untuk ecer Rp 120.000," kata Habibi, Rabu (19/11/2025).

Lebih lanjut, Paguyuban juga berharap pemerintah bisa mendengar apa yang selama ini dirasakan para pedagang. Setidaknya ada program atau terobosan untuk menyediakan sapi potong bagi para pedagang setelah wabah PMK.

"Kondisi ini karena virus PMK yang masih ada. Lalu para peternak trauma karena rugi besar akibat PMK. Regenerasi sapi juga lambat, salu sekarang banyak yang tidak beranak," tandasnya. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Perkuat Penanganan Sampah dari Hulu Antisipasi Kapasitas TPA Griyo Mulyo Jabon

Pemkab Sidoarjo Perkuat Penanganan Sampah dari Hulu Antisipasi Kapasitas TPA Griyo Mulyo Jabon

Selasa, 09 Jun 2026 08:24 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 08:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat upaya penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Upaya itu dilakukan…

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alokasi anggaran misi dagang ke luar negeri miliaran rupiah dibahas serius dalam  Rapat koordinasi Banggar dan TAPD Pemprov Jatim. …

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM :  Kim Kardashian terlihat mendukung langsung pembalap Formula 1, Lewis Hamilton, pada balapan F1 Monaco yang berlangsung baru-baru …

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap armada truk pengangkut sampah yang melayani pengangkutan…

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, menegaskan salah satu mandat yang diberikan kepada pimpinan baru BGN adalah…

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Menko Polhukam sekaligus pakar hukum tata negara RI, Mahfud MD menilai eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana adalah…