Turunkan Angka Stunting, Pemkot Kediri Komitmen Perkuat Kader TPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kediri Syamsul Bachri memberikan penghargaan saat kegiatan orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kediri Syamsul Bachri memberikan penghargaan saat kegiatan orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam upaya menurunkan angka stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur telah berkomitmen akan memperkuat peran kader Tim Pendamping Keluarga (TPK). Dimana, kader TPK ini memiliki peran yang semakin penting seiring adanya kebijakan pemerintah terkait penurunan stunting hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tugas mulia ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketelitian agar program tersebut tepat sasaran dan benar-benar memberi dampak bagi kualitas tumbuh kembang anak,” jelas Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kediri Syamsul Bachri, Kamis (20/11/2025).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa peran TPK sebagai tenaga lini terdepan sangat penting dalam menekan angka stunting di Kota Kediri. Selain itu, para kader juga berperan dalam memfasilitasi rujukan kesehatan dan bantuan sosial, sehingga keluarga dengan risiko stunting dapat menerima layanan secara cepat dan sesuai kebutuhan.

Meski demikian, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi para kader, diantaranya mulai dari memastikan data keluarga selalu mutakhir hingga memberikan edukasi gizi kepada keluarga yang belum memahami pentingnya pola asuh dan pemenuhan nutrisi.

Di Kota Kediri, para kader akan bertugas melakukan pendataan, verifikasi, hingga pendistribusian makanan bergizi kepada tiga kelompok sasaran utama, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Meski tidak banyak mendapat sorotan publik, kata dia, pekerjaan para kader tersebut dinilai sangat berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Selain memastikan keluarga mendapatkan pendampingan yang tepat, para kader juga berperan dalam memfasilitasi rujukan kesehatan dan bantuan sosial. 

“Upaya mereka mungkin tidak viral, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh keluarga-keluarga di Kota Kediri,” ujarnya.

Oleh karenaya, pihaknya berharap semangat para kader semakin kuat, koordinasi lintas sektor semakin solid, dan berbagai upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif, demi masa depan generasi Kota Kediri dan untuk mewujudkan program Kota Kediri Mapan (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni). kd-01/dsy

Berita Terbaru

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polemik pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyiyah Kota Madiun kian memanas. Dalam audiensi bersama DPRD Kota Madiun, Ra…

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek O…

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menargetkan perbaikan ruas jalan rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan…