Polres Madiun Dalami Dugaan Pembalakan Liar, Empat Saksi Diperiksa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Polres Madiun mulai menguak dugaan pembalakan liar yang terdeteksi di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Puluhan batang kayu jati, satu truk, dan sejumlah orang yang diamankan Perhutani kini menjadi fokus penyelidikan. Aparat menegaskan tidak akan gegabah menelan pengakuan siapapun sebelum rangkaian bukti diuji secara menyeluruh.

Sebanyak 43 batang kayu jati dan satu truk yang ditemukan di lokasi langsung diamankan sebagai barang bukti. Tiga orang yang berada di sekitar tempat kejadian juga sudah dimintai keterangan. Ketiganya mengaku hanya "kebetulan lewat". Namun polisi menyatakan klaim itu belum bisa dipercaya begitu saja.

“Kami menerima pelimpahan dari Perhutani berupa puluhan gelondong kayu, tiga orang berstatus terperiksa, dan satu truk,” kata Kanit Pidsus Tipidter Satreskrim Polres Madiun, Ipda Afgha Satriya Prayoga, Jumat (21/11/2025).

Afgha menjelaskan bahwa lokasi temuan berada di luar kawasan hutan negara. Meski demikian, polisi menduga kayu tersebut berasal dari aktivitas pembalakan di wilayah hutan terdekat. Karena itu, peran tiga terperiksa masih terus didalami untuk memastikan apakah mereka sekadar berada di lokasi atau terlibat dalam proses pengangkutan.

Selain memeriksa para terperiksa, penyidik juga memeriksa saksi dari Perhutani. Polisi bahkan berencana memanggil pemilik usaha meubel berinisial N di Desa Wonorejo. Nama N mencuat setelah petugas menemukan 13 batang kayu jati glondongan di tempat usahanya—kayu yang diduga terkait dengan truk yang sempat ditinggalkan pelaku di Kebonagung setelah aksi kejar-kejaran dengan petugas Perhutani.

“Pendalaman peran ketiga orang tersebut masih kami lakukan. Pemanggilan pihak-pihak yang diduga terkait juga sudah kami agendakan,” kata Afgha.

Hingga kini Satreskrim Polres Madiun terus mengembangkan kasus tersebut untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan ataupun alur distribusi kayu ilegal. Polisi menegaskan penyelidikan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga pihak yang diduga menjadi penadah maupun penggerak kegiatan pembalakan liar di wilayah Madiun. man

Berita Terbaru

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan sebagai pembina koperasi andalan Jawa Timur 2026.…

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi silaturahmi dan berikan dukungan secara langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor…

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong modernisasi sektor perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitas dan…

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - ‎Persidangan lanjutan perkara dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek yang menyeret Walikota Madiun nonaktif M…

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di wilayah selatan Kota Pahlawan, Pemerintah Kota…