Pemkot Malang Siapkan Rekayasa Lalin Imbas Jembatan Brantas yang Ambrol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Jembatan Brantas, Malang, Jawa Timur tepatnya di atas kawasan Kampung Warna-warni Jodipan, ambrol. SP/ MLG
Kondisi Jembatan Brantas, Malang, Jawa Timur tepatnya di atas kawasan Kampung Warna-warni Jodipan, ambrol. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dipicu hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan trotoar Jembatan Brantas, tepatnya di atas kawasan Kampung Warna-warni Jodipan, mengalami kerusakan cukup parah hingga ambrol.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengungkap pihaknya segera berkoordinasi dengan Balai Besar Pengelola Jalan Nasional (BBPJN) selaku pihak yang berwenang menangani struktur jembatan.

“Kami sudah koordinasi dengan BBPJN, dan saat ini tim dari balai sudah berada di lokasi,” ujar Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Senin (24/11/2025).

Lebih lanjut, DPUPRPKP juga menjalin koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk menyiapkan penanganan kemacetan dan kemungkinan pengalihan jalur kendaraan, terutama kendaraan berat.

“Kami berkoordinasi dengan Dishub untuk kemungkinan pengalihan arus, khususnya bagi kendaraan angkutan berat atau tronton,” ungkapnya.

Perlu diketahui, amblasnya trotoar diduga disebabkan ambrolnya dinding penahan jembatan akibat erosi tanah. Kerusakan memanjang sekitar 25 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter. Akibatkerusakan di Jembatan Brantas tersebut, Dishub Kota Malang menurunkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan pihaknya masih fokus pada pengaturan lalu lintas sambil menunggu rekomendasi dari BBPJN mengenai perlu tidaknya pengalihan arus. “Kami langsung menuju lokasi. Untuk sementara, kami masih sebatas mengatur arus lalu lintas,” ungkap Widjaja.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) belum dapat menerapkan pengalihan arus karena kewenangan penentuan teknis berada pada BBPJN. Pihaknya akan menggelar rapat bersama BBPJN dan Satlantas Polresta Malang Kota pada esok hari untuk memutuskan langkah lebih lanjut terkait pengaturan arus. Sembari menunggu keputusan, Dishub bersama Satlantas Polresta Malang Kota menerapkan pengurangan volume kendaraan yang melintas di Jembatan Brantas untuk mengurangi beban jembatan. m,l-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…