SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mempercepat penanganan kasus human immunodeficiency virus atau HIV di Kota Malang, Jawa Timur. Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat bergerak cepat (Gercep) dengan memaksimalkan layanan mobile voluntary counseling and testing (VCT).
Untuk pelaksanaan mobile VCT tersebut bergerak ke seluruh titik yang menyesuaikan dari hasil koordinasi dengan komunitas. Selain itu, Dinkes Kota Malang juga melakukan perluasan cakupan penyelenggaraan VCT ke seluruh rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
"Adanya layanan ini, kami berharap penyintas bisa terlayani dengan baik. Karena HIV ini kan pengobatannya selamanya," jelas Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif, Minggu (30/11/2025).
DIketahui, VCT merupakan layanan konseling dan tes HIV yang dilakukan secara sukarela sehingga bisa membantu mencegah hingga pengobatan bagi para masyarakat dengan HIV (ODHIV). Sebelum menjalani tes, masyarakat akan berkonsultasi dengan tenaga medis dari instansi terkait.
Tak hanya itu, layanan VCT ini ditujukan untuk melakukan pengendalian angka kasus HIV. Pasalnya, berdasarkan data Dinkes Kota Malang, sudah tercatat sebanyak 300 kasus HIV di Kota Malang sepanjang 2025 yang didominasi oleh kelompok usia produktif dan kebanyakan penyebarannya karena faktor gaya hidup, yang salah satunya disebabkan laki-laki seks dengan laki-laki atau LSL.
"Kalau total keseluruhan yang pernah tertangani di layanan kesehatan kami, mulai dari rumah sakit, puskesmas, dan layanan kesehatan hampir 6.000 orang," ujar Husnul.
Sementara itu, untuk para penyintas HIV di Kota Malang 70 persen berasal dari luar daerah, termasuk mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan. Sedangkan, 30 persen lainnya merupakan masyarakat yang berasal dari dalam wilayah kota setempat.
Sehingga, melalui optimalisasi layanan mobile VCT dan perluasan cakupan tes di semua faskes, Dinkes berharap dapat mempersempit ruang penyebaran virus secara efektif, sehingga penanganan kasus HIV di Kota Malang dapat dilakukan dengan lebih cepat, terarah, dan tepat sasaran. ml-01/dsy
Editor : Desy Ayu