Kado Hakordia, Kejari Ponorogo Garap 4 Kasus Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Kejaksaan Negeri Kejari Ponorogo telah menggarap 4 kasus korupsi sepanjang 2025 sebagai Kado Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA).

Hal itu terungkap saat presrilis HAKORDIA 2025. “Kami menggarap 4 penyidikan kasus korupsi,” ungkap Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, Selasa (9/12/2025).


Dia menjelaskan bahwa 2 penyidikan terkait kredit fiktif di salah satu bank plat merah.

Kemudian juga tentang tambang milik salah satu desa di Bumi Reog.

“Lalu saat saya baru bergabung, kami menambah 2  penyidikan itu. Sebelum tutup tahun kita melaksanakan tupoksi, sehingga ada 4 penyidikan,” terangnya.

Tambahan 2 poin penyidikan, jelas dia, dugaan pengelolaan tambang di tanah negara. Lalu dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos) di Dinas Sosial (Dinsos). 

“Jadi 2 yang baru kami membidik Dinsos (Dinas Sosial) dan juga tentang tambang,” papar Zulmar kepada Tribunjatim Network di kantor Kejari Ponorogo

Menurutnya, Kejari Ponorogo menggarap tentang tambang seperti yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto. Agar fokus kepada persoalan lingkungan.

“Dan arahan pimpinan agar melakukan penindakan terkait SDM (Sumber Daya Manusia). Karena merugikan keuangan negara dan berdampak pada masyarakat,” tegasnya.

Selain masih menggarap 4 kasus korupsi, dia mengaku bahwa telah menangani perkara Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Saat ini sudah masuk meja hijau,

“Kami melakukan tindakan-tindakan termasuk menyita BB (barang bukti) saat dilakukan penyitaan jika ditotal sekitar Rp 15 Miliat, ditambah penyitaan uang Rp 3 Miliar,” urainya.

“Proses penyidikan harus berbarengan demhan pemulihan keuangan negara dan perbaikan tata kelola. Ini yang kami laksanakan di bidang pidsus,” pungkasnya. 

Tag :

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…