Mitigasi Bencana Akhir Tahun, BPBD Trenggalek Pasang EWS dan CCTV

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi: Rambu peringatan bahaya longsor di Bendungan, Trenggalek. SP/ TRG
Ilustrasi: Rambu peringatan bahaya longsor di Bendungan, Trenggalek. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah siaga dengan memasang sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) dan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik bencana,

Pasalnya, di musim penghujan ini, rawan banjir dan longsor pada Desember sesuai prakiraan BMKG. Sehingga dengan adanya mitigasi bencana dapat menjadi langkah mitigasi menghadapi peningkatan potensi bencana pada akhir 2025.

"Kondisi ini meningkatkan risiko bencana pada seluruh kecamatan di Trenggalek," jelas Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, Rabu (10/12/2025).

Diketahui, dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek, semuanya berpotensi terjadi banjir, pohon tumbang, gelombang tinggi hingga tanah longsor. Sehingga, untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem tersebut, BPBD memasang lima EWS di kawasan rawan longsor serta menggandeng Dinas Kominfo menyiapkan CCTV bersirine untuk memantau kenaikan debit sungai secara real time.

Tak hanya itu, BPBD juga melakukan perampingan pohon di ruas-ruas jalan yang dianggap membahayakan pengguna jalan saat hujan deras. Serta membentuk kecamatan tangguh bencana dan desa tangguh bencana (Destana) guna memperkuat mitigasi berbasis komunitas.

Selain itu, edukasi mitigasi di sekolah terus dilakukan mengacu Program Sekolah Aman Bencana (SPAB). "Setiap minggu kami turun ke sekolah untuk melatih siswa dan guru agar siap siaga jika terjadi bencana," ujarnya.

DIketahui, Trenggalek saat ini memiliki 107 tim reaksi cepat penanggulangan bencana serta forum pengurangan risiko bencana yang beroperasi di seluruh desa. Mereka dilengkapi data peta rawan bencana sebagai panduan mitigasi dan penanganan awal saat terjadi kejadian alam.

"Setiap desa sudah memiliki peta rawan bencana sehingga dapat melakukan langkah mitigasi dan pengurangan risiko dengan cepat," pungkas Stefanus. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui Project HDDAP (Horticulture Development in Dryland Areas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan…

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas PUPR Magetan meminta penggunaan air tetap dikendalikan dan perlu dihemat, mengingat Ccadangan air Waduk Gonggang di Kecamatan…

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengusulkan kenaikan besaran santunan kematian bagi warga Kota Madiun dari sebelumnya Rp1 juta…

Fokuskan Fungsi Tata Ruang, Pemkot Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek di Surabaya

Fokuskan Fungsi Tata Ruang, Pemkot Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek di Surabaya

Minggu, 04 Okt 2026 11:14 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menjaga Kota Pahlawan tetap aman bagi anak-anak, sekaligus memastikan diskotek yang sudah beroperasi mematuhi ketentuan yang…

Optimalkan PAD, Pemkab Ponorogo Lelang 31 Kendaraan Dinas dan Barang Inventaris

Optimalkan PAD, Pemkab Ponorogo Lelang 31 Kendaraan Dinas dan Barang Inventaris

Minggu, 04 Okt 2026 11:08 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mengoptimalkan aset daerah yang sudah tidak lagi digunakan sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),…

Kasus ISPA di Tulungagung Melonjak Penyebab Rawat Inap Puskesmas Penuh

Kasus ISPA di Tulungagung Melonjak Penyebab Rawat Inap Puskesmas Penuh

Minggu, 04 Okt 2026 11:03 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam beberapa bulan terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut…