Padamkan Api Baterai Sendiri, Stellantis Dipatenkan Solusi Sistem Mobil Listrik Masa Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
All-new, All-electric 2026 Jeep® Recon. SP/ JKT
All-new, All-electric 2026 Jeep® Recon. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Banyak konsumen yang masih khawatir terkait terbakarnya baterai EV memang dahsyat dan sempat viral beberapa wkatu lalu, meskipun secara statistik kasus kebakaran EV jauh lebih jarang daripada mobil bensin atau hybrid, Selasa (16/12/2025).

Oleh karenanya, kini Stellantis, perusahaan induk merek ternama seperti Jeep dan Ram, baru saja mendapatkan paten untuk sebuah sistem penekan api bawaan (on-board fire suppressant) yang berpotensi merevolusi keselamatan EV dan kendaraan hybrid, sebagai solusi inovatif langsung dari sumbernya.

Diketahui sifat kebakaran baterai lithium-ion sangatlah berbeda. Kerusakan atau paparan api pada baterai dapat memicu fenomena berbahaya yang disebut thermal runaway, reaksi berantai yang membuat api EV jauh lebih sulit dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Selama ini, upaya pencegahan kebakaran EV difokuskan pada desain baterai yang lebih aman dan protokol pemadaman yang lebih baik oleh pemadam kebakaran. Sehingga, Stellantis menawarkan pendekatan yang lebih praktis: memasang sistem pemadam di dalam mobil itu sendiri.

Sistem paten yang baru didapat Stellantis (Pub. No.: US 2025/0372750) ini bukanlah sekadar penyemprot api biasa. Ini dirancang untuk mengatasi intensitas tinggi api EV dan secara khusus mencegah terjadinya thermal runaway. 

Sementara, untuk komponen utamanya meliputi sebuah kantong berisi bahan kimia penghambat api, bilah penusuk, saluran pendingin, serta berbagai aktuator dan sensor. Cara kerjanya adalah sistem akan memantau suhu baterai secara konstan. 

Jika parameter suhu tertentu terlampaui, menandakan risiko thermal runaway yang tinggi, bilah akan menusuk kantong, dan bahan kimia penghambat api (berbentuk busa) akan disalurkan melalui jalur pendingin spesifik untuk mengendalikan api sebelum menjadi bencana. Jika Stellantis berhasil mengemas teknologi ini secara efisien, penekan api on-board ini akan menjadi kemenangan besar bagi keselamatan konsumen dan pasti akan sangat dihargai oleh pemadam kebakaran di seluruh dunia. jk-03/dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…