Sidak Nataru, Harga Pangan di Kota Mojokerto Dipastikan Terkendali

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tanjung Anyar dan Gudang Bulog, Jalan Raya By Pass Nomor 12 Kota Mojokerto.
inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tanjung Anyar dan Gudang Bulog, Jalan Raya By Pass Nomor 12 Kota Mojokerto.

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Pemerintah Kota Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tanjung Anyar dan Gudang Bulog, Jalan Raya By Pass Nomor 12 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (16/12/2025).

Sidak bersama dengan TNI dan Polri ini dalam rangka menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), 

Kegiatan ini dihadiri Sekda Kota Mojokerto diwakili Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Rachmi Widjajati didampingi Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Amin Wachid dan didukung penuh Kodim 0815/Mojokerto diwakili Pasiops Kodim 0815/Mojokerto Lettu Inf Subini.

Turut hadir dalam rombongan Sidak perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Polres Mojokerto Kota, Wakil Pimpinan Bulog Kota Mojokerto, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, tim Sidak mencatat harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Anyar terpantau relatif stabil, tanpa adanya lonjakan harga signifikan

Sementara itu, stok beras di Gudang Bulog Kota Mojokerto dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Mojokerto dan sekitarnya hingga awal tahun 2026.

Dengan sering dilakukan operasi pasar ini, hal ini cukup menekan harga pangan menjadi stabil.

“Ketersediaan bulog kota Mojokerto khusus gudang Gunung Gedangan itu cukup memenuhi Nataru, dibanding kebutuhan pangan 7 ribu ton. Artinya 7 kali penyaluran itu cukup jadi jelang Nataru tidak ada kendala dengan stok," ungkap Wakil pimpinan cabang bulog Mojokerto, Fernando M.

Untuk harga beras premium masih terjaga HET Rp 14.500 / kg, kalau untuk beras medium masih terjaga Rp 13.500 / kg HET. Untuk pedagang sendiri, masih menjual beras SPHP Rp 12.500.

“Harga murah ini dilakukan bulog SPHP menjual ke pedagang pengecer sendiri, tanpa melalui distributor. Dengan Bulog sendiri mempunya aplikasi klik SPHP jika pengecer yang sudah terdaftar langsung terkoneksi dengan aplikasi. Jadi pedagang pengecer bisa order lewat aplikasi SPHP, setelah proses bayar, bulog akan proses antar”, pungkasnya. dwi

 

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…