Harga Komoditas Cabai di Trenggalek Anjlok Drastis Jelang Nataru, Harga Telur Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual cabai di pasar tradisional Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Ilustrasi. Penjual cabai di pasar tradisional Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Harga sejumlah komoditas pangan dan dapur seperti cabai di Trenggalek, Jawa Timur  justru anjlok drastis di pasaran jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Namun beberapa bahan pangan juga justru mengalami kenaikan signifikan.

Diantaranya komoditas yang mengalami kenaikan diantaranya pedagang menaikkan harga telur ayam dan wortel secara signifikan. Harga wortel melonjak dua kali lipat dari Rp10 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

Kenaikan serupa juga terjadi pada telur ayam ras. Pedagang kini menjual telur ayam ras seharga Rp30 ribu per kilogram, naik dari harga normal Rp24–25 ribu. Sementara itu, harga telur puyuh menembus Rp36 ribu per kilogram.

Lebih lanjut, Siti Fatimah, pedagang Pasar Basah Trenggalek, menyebut penurunan harga cabai sudah terjadi sejak sepekan terakhir. “Harga cabai rawit, merah, dan keriting yang kemarin hampir Rp90 ribu per kilogram, sekarang turun ke sekitar Rp58 ribu per kilogram,” ujar Siti Fatimah, Kamis (18/12/2025).

Siti mengamati perubahan harga ini langsung mempengaruhi pola belanja masyarakat. Saat harga naik, pembeli cenderung mengurangi jumlah belanja untuk menekan pengeluaran rumah tangga. Pasalnya, komoditas cabai tetap menjadi komoditas paling banyak dicari menjelang Nataru, meskipun kenaikan harga sering membuat pembeli menahan konsumsi.

Di sisi lain, warga berharap pemerintah daerah terus memantau stok dan distribusi pangan agar gejolak harga tidak semakin menekan daya beli masyarakat. “Kalau harga mahal, pembeli biasanya beli setengah kilo. Kalau harga mulai turun seperti sekarang, belanja mereka kembali normal,” jelasnya. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…