SURABAYAPAGI.com, Malang - Bendungan Selorejo Malang yang awalnya hanya berfungsi sebagai pengendali air dan irigasi lahan pertanian, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata dengan panorama yang mamukau dan banyak digemari yang digemari masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Pasalnya, kawasan wisata ini cocok dijadikan pilihan liburan keluarga, tempat rekreasi bersama teman, hingga lokasi kegiatan luar ruang, Minggu (21/12/2025).
Bendungan Selorejo mulai dibangun pada era 1970-an dengan membendung aliran Sungai Kali Konto, Lahar Kletak, Kali Kwayangan, serta beberapa sungai kecil di sekitarnya. Bendungan ini berfungsi sebagai reservoir air yang dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian seluas sekitar 5.700 hektare di wilayah Pare dan Jombang. Keberadaan Bendungan Selorejo berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta keberlanjutan sektor pertanian di kawasan tersebut.
Salah satu daya tarik utama Bendungan Selorejo adalah area pemancingan yang cukup populer di kalangan masyarakat. Banyak pengunjung datang untuk sekadar bersantai sambil menyalurkan hobi memancing karena bendungan ini dikenal memiliki ikan berukuran besar, terutama jenis mujair, yang mampu menambah keseruan aktivitas memancing.
Pengunjung akan disuguhi pemandangan indah berupa hamparan air waduk berwarna biru tua yang menenangkan. Di bagian tepi waduk, bebatuan besar menambah kesan alami dan eksotis. Keindahan Bendungan Selorejo semakin terasa saat sore hari, bendungan ini juga dikelilingi oleh sejumlah gunung, seperti Gunung Kelud, Gunung Anjasmoro, dan Gunung Kawi, yang semakin mempercantik panorama alam di sekitarnya.
Sementara itu, untuk jam operasional, Bendungan Selorejo buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Sedangkan untuk harga tiket masuk Bendungan Selorejo hanya Rp 20.000 saja. Selain itu, bagi pengunjung disarankan datang saat cuaca cerah untuk menghindari kabut tebal atau hujan deras yang dapat mengurangi jarak pandang dan kenyamanan berwisata. ml-02/dsy
Editor : Desy Ayu