SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah kembali menggelontorkan program bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat. Sebanyak 488 warga Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bansos program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan minyak goreng dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).
Para KPM tersebut secara antri menunggu pembagian penyaluran beras premium berukuran 10 kg dan dua bungkus minyak goreng merk minyak kita yang berisikan 2 liter per bungkusnya di pendopo kantor desa setempat, Senin (29/12/2025).
Pj. Kepala Desa Sumokembangsri, Arie Yusuf Muhammad, mengatakan bahwa, para KPM penerima bansos tersebut, terdiri dari warga yang berstatus penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), pelaku usaha mikro kecil menengah, buruh tani, dan termasuk kelompok potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS).
”Bansos ini program bantuan beras ketahanan pangan dari Kemensos RI, yang disalurkan melalui Pemdes Sumokembangsri,” kata Pj. Kades Sumokembangsri, Arie Yusuf Muhammad, saat ditemui Surabaya Pagi dikantornya.
Pj. Kades Ari juga menjelaskan, bahwa syarat untuk mengambil bansos BPNT ini, para KPM cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Masyarakat yang menerima adalah mereka yang sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
"Program ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keseharian, terutama beras," jelasnya.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat penerima manfaat, agar bisa menggunakan bansos tersebut untuk kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk ketahanan pangan keluarga.
Sebab menurutnya, bansos ini bermanfaat membantu meringankan beban warganya, terutama bagi mereka yang kurang mampu. "Bantuan seperti ini sangatlah diharapkan dan bermanfaat bagi warga," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, yakni, Sonah (53) warga RT 02, RW 01 Dusun Kemambang desa setempat mengaku berterima kasih, karena bantuan beras 10 kilogram dan dua bungkus minyak goreng ini bisa menopang kebutuhan keseharianya. Apalagi, harga beras sekarang mencapai Rp. 14 ribu, hingga Rp. 16 ribu per kilogramnya.
"Saya berterima kasih banget mas, bantuan beras dan minyak goreng yang saya terima ini sangat membantu untuk kebutuhan keseharian keluarga,” akunya. jum
Editor : Desy Ayu