Swasembada Pangan Jadi Bukti Sinergi Pusat dan Daerah, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Terima Kasih

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota saat saat mengikuti kegiatan secara daring di Demplot Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Jaya di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon. SP/Dwy AS
Wali Kota saat saat mengikuti kegiatan secara daring di Demplot Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Jaya di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan saat menghadiri panen raya di Kabupaten Karawang pada Rabu (7/1). 

Capaian strategis ini tidak terlepas dari keberhasilan masing-masing daerah dalam mengelola kebutuhan pangan, serta dukungan pemerintah pusat melalui berbagai kebijakan dan bantuan alat dan mesin pertanian bagi para petani.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada para petani termasuk di Kota Mojokerto.

Ucapan tersebut disampaikan Wali Kota saat mengikuti kegiatan secara daring di Demplot Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Jaya di Jalan Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon. Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas berbagai kebijakan dan bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh petani di Kota Mojokerto, mulai dari kenaikan HPP gabah, penurunan harga pupuk subsidi, hingga bantuan alat dan mesin pertanian modern,” kata Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Ia menjelaskan, kebijakan penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah oleh Bulog memberikan kepastian harga bagi petani. Jika sebelumnya harga gabah sangat bergantung pada tengkulak dengan kisaran Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram, kini ditetapkan harga minimal Rp6.500 per kilogram.

Selain itu, penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen turut meringankan biaya produksi pertanian. Di Kota Mojokerto, harga pupuk urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840, pupuk ZA dari Rp1.700 menjadi Rp1.360, serta pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640 per kilogram.

Pada tahun 2025, Kota Mojokerto juga menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat berupa dua unit traktor roda dua yang diserahkan kepada Kelompok Tani Barokah Wates dan Kelompok Tani Dewi Sri Surodinawan, dua unit traktor crawler, tiga unit traktor roda dua jenis Amberjack, serta satu unit combine harvester yang dikelola koperasi Gapoktan.

Wali Kota berharap, sinergi kebijakan pusat dan daerah serta dukungan sarana prasarana pertanian dapat terus diperkuat agar swasembada pangan nasional dapat berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

“Dengan bantuan yang kami terima ini, akan kami manfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kota Mojokerto,” pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Madiun– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, selalu diwarnai dengan kemeriahan yang k…

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…