Aksi Nyata Swasembada Pangan, Produksi Padi di Malang Surplus 80 Ribu Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Malang, Sanusi, bersama stakeholder terkait panen padi di Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Bupati Malang, Sanusi, bersama stakeholder terkait panen padi di Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai bukti aksi nyata  swasembada pangan dengan berbagai inovasi, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tunjukan hasil yang positif dengan hasil produksi padi di wilayahnya pada 2025 surplus sebanyak 80 ribu ton.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi, mengungkap demi mempertahankan kondisi ini, Sanusi mengatakan beberapa pihak telah melakukan berbagai inovasi. Di antaranya menanam padi unggul agar hasil panen yang awalnya rata-rata hanya 7-8 ton per hektare bisa meningkat menjadi 12 ton per hektare.

"Pasokannya (padi) sampai hari ini itu 480 ribu ton, yang dikonsumsi 400 ribu ton sehingga ada surplus 80 ribu ton. Sehingga, kalau bisa ada kenaikan (panen) sekitar 40 persen dengan keluasan lahan baku yang masih terjaga seluas 43 ribu hektar di Kabupaten Malang," ujarnya, Kamis (08/01/2026).

Selain itu, Sanusi juga akan berkolaborasi petani, maupun organisasi tani seperti HKTI Kabupaten Malang dalam mendongkrak produktivitas padi. Sehingga swasembada pangan baik di Kabupaten Malang maupun nasional bisa terwujud.

Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang, Makhrus Sholeh menambahkan total padi yang dipanen hari ini sebanyak 12 ton per hektare. Hasil panen padi yang dikelola secara organik dengan bibit yang baru saja dikembangkan.

Melalui uji coba ini, Makhus siap untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang serta gabungan kelompok petani (Gapoktan) untuk meningkatkan pasokan beras. Terlebih ketika bibit padi yang dikembangkan telah mendapatkan perizinan pihaknya akan mendistribusikan kepada petani.

"Di samping itu ada yang sudah dikembangkan Dinas Pertanian dengan produk Sukma dan Kasima. Namun, kalau yang kita kembangkan ini belum ada namanya," sambungnya.

Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen memastikan padi organik yang diuji cobakan itu memiliki keunggulan. Di antaranya bebas dari residu, terhindar dari pestisida. Serta lebih sehat untuk dikonsumsi. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…