Dirut KAI: Terpaksa, Masyarakat Butuh Transportasi Massal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Curah hujan tinggi di Pulau Jawa mengganggu perjalanan kereta api hingga berjam-jam. Puluhan perjalanan dibatalkan, ribuan penumpang tertahan di stasiun.
Curah hujan tinggi di Pulau Jawa mengganggu perjalanan kereta api hingga berjam-jam. Puluhan perjalanan dibatalkan, ribuan penumpang tertahan di stasiun.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - ”Demand baru ada supply, bener nggak? Ya kan? Misalnya, wah pabrik sepatu baru ada ketika demand sepatunya ada. Begitu kan. Kalau yang Bapak pimpin sekarang di KAI ini, kebalik! Berapa pun supply kita taruh, demand ini naik. Kenapa demand-nya naik? Karena terpaksa masyarakat membutuhkan transportasi massal," jelas Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, sebelum Launching Lokomotif D301 dan BB306 Vintage Livery, Minggu (18/1).

PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini tengah menjalani transformasi besar-besaran. KAI tidak hanya membahas pembaruan armada, kini KAI menargetkan modernisasi menyeluruh yang mencakup segala hal.

Mulai dari material kereta api, digitalisasi proses bisnis, hingga mengatasi tantangan alam yang semakin kompleks. Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menyampaikan informasi ini sebelum Launching Lokomotif D301 dan BB306 Vintage Livery.

Dalam penjelasannya di Balai Yasa Manggarai, Rabu (14/1), dia menyoroti bahwa mengelola jaringan kereta api di Indonesia menghadirkan tantangan unik yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan sektor transportasi lainnya.

 

KAI Urai Kepadatan

Saat ini, KAI tengah berupaya mengurai kepadatan tersebut dengan solusi komprehensif, tidak hanya menambah armada dari INKA atau impor, tetapi juga membenahi kapasitas stasiun dan lingkungan pendukungnya.

Selain infrastruktur fisik, Bobby menekankan pentingnya transformasi proses bisnis dari berbasis dokumen (document-based) menjadi berbasis kecerdasan buatan atau AI-based. Ia menegaskan bahwa teknologi tinggi ini bukan untuk menggantikan manusia, melainkan untuk meningkatkan kualitas SDM dan keselamatan.

Bobby mengambil contoh risiko kelelahan (fatigue) pada masinis yang dapat menurunkan kewaspadaan. Di sinilah teknologi berperan untuk membantu (assist) manusia.

"Kita tidak perang dengan mesin, tapi kita menjadi bosnya komputer. Manusia punya sifat fatigue. Ketika dia lelah, tidak konsisten. Inilah kenapa kita butuh komputer dan mesin untuk membantu, seperti teknologi otonom di LRT atau autopilot di pesawat," paparnya.

 

Selamatkan Jalur Kereta

Bobby menyoroti pergeseran teknologi bahan baku dari sudut pandang industri manufaktur kereta api. Berbeda dengan ketergantungan pada baja berat di masa lalu, tren pengembangan saat ini beralih ke penggunaan bahan polimer atau komposit karbon yang lebih ringan namun lebih kuat.

Sebagai respons terhadap tantangan alam atau Area Pemantauan Khusus (Gapsus) seperti banjir dan longsor, KAI beralih dari pemantauan manual ke penggunaan teknologi sensor.

"Banyak Gapsus-gapsus yang sekarang kita kawal dengan orang, bisa diganti dengan teknologi? Bisa. Jadi ada beberapa sekarang daerah longsoran itu kita pasang sensor untuk longsor. Kemudian untuk daerah aliran sungai, kita pasang sensor itu tahu nggak di mana? Di ujung sungainya, di hulu sungainya. Jadi kita bisa deteksi ketika airnya naik, kita bisa perkirakan dia akan menenggelamkan relnya itu di berapa jam atau berapa menit kemudian," jelasnya.

Bahkan, intervensi fisik pun dilakukan untuk menyelamatkan jalur kereta. "Itu secara teknologi kita sudah mulai ke sana. Secara fisikalnya bagaimana? Fisikalnya banyak rel terutama yang di Jawa Tengah tuh, yang di utara Jawa Tengah, mulai kita bendung. Dan tahun ini rencana kita juga akan belokin aliran sungai karena sungainya salah belok. Sungainya lurus tiba-tiba belok karena sedimen juga, perubahan alam, sungainya belok, belokannya itu ke arah rel kita. Sekarang kita mau belokin lagi sungainya." tutup dia. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Parade Juang 2026, Dishub Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 14 Titik Kantong Parkir

Parade Juang 2026, Dishub Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 14 Titik Kantong Parkir

Minggu, 01 Nov 2026 12:35 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendukung kelancaran Parade Juang 2026 pada Minggu (01/11/2026), Dinas Perhubungan (dishub) Kota Surabaya menyiapkan rekayasa…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Peredaran Minuman Keras Tak Sesuai Perizinan

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Peredaran Minuman Keras Tak Sesuai Perizinan

Minggu, 01 Nov 2026 12:30 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan…

Berpotensi Picu Kemacetan, Pemkot Surabaya Segel 23 Unit Kios Tak Berizin

Berpotensi Picu Kemacetan, Pemkot Surabaya Segel 23 Unit Kios Tak Berizin

Minggu, 01 Nov 2026 12:23 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berpotensi menjadi pemicu kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel sebanyak 23 unit kios di Jalan Tambak…

Perkuat Sektor Wisata Lokal, Pemkot Surabaya Kembangkan Hutan Kota Jeruk

Perkuat Sektor Wisata Lokal, Pemkot Surabaya Kembangkan Hutan Kota Jeruk

Minggu, 01 Nov 2026 11:50 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya dalam mengembangkan potensi kawasan wisata Surabaya Barat agar dapat menjadi roda…

Dorong Pengembangan Wisata Heritage, Pemkot Batu Tambah Cagar Budaya

Dorong Pengembangan Wisata Heritage, Pemkot Batu Tambah Cagar Budaya

Minggu, 01 Nov 2026 11:46 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah strategi dalam mengembangkan potensi wisata heritage (warisan budaya) sekaligus menarik lebih banyak kunjungan…

Perkuat Pangan Keluarga, Pemkot Surabaya Libatkan 231 RW Biasakan Tanam Cabai

Perkuat Pangan Keluarga, Pemkot Surabaya Libatkan 231 RW Biasakan Tanam Cabai

Minggu, 01 Nov 2026 11:41 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk penguatan terhadap pangan keluarga, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan 231 rukun warga (RW) di kota…