Toko Kelontong Masih Mokong, DPRD Lamongan Minta Satpol PP Bertindak Tegas

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LBH PKK saat diterima audensi dengan ketua DPRD Lamongan.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
LBH PKK saat diterima audensi dengan ketua DPRD Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Maraknya toko kelontong 24 jam yang belum memindahkan barang dagangannya dari tempat  fasilitas umum (fasum),  membuat geram masyarakat khususnya LBH Pilar Kasih Keadilan, meski sebelumnya Satpol PP tengah memanggil pemilik toko kelontong tersebut.

Mokongnya para pemilik toko kelontong tersebut membuat LBH PKK tidak berdiam diri begitu saja. Pada  Jum'at sore (23/1/2026) LBH PKK  melakukan audensi ke DPRD untuk mengadu agar wakil rakyat ini mendorong eksekutif khususnya Satpol PP untuk tegas dalam melakukan penertiban dan penegakan Perda. 

LBH PKK diterima oleh ketua DPRD Mohammad Freddy Wahyudi di ruang kerjanya, berbagai poin telah disampaikan oleh aktivis hukum ini soal buruknya penataan kota, menjamurnya PKL hingga maraknya toko kelontong yang buka 24 jam, menggunakan fasilitas umum seperti trotoar.

Rudi Hariono, Direktur Eksekutif LBH PKK dalam menyebutkan,  penggunaan fasum seperti trotoar, bahu jalan, hingga ruang publik untuk aktivitas usaha merupakan pelanggaran serius terhadap peraturan daerah.

“Ini bukan persoalan sepele. Fasum itu hak masyarakat. Kalau dipakai usaha, apalagi permanen dan 24 jam, jelas melanggar perda dan harus ditertibkan,” tegasnya.

Menurutnya, pembiaran yang terjadi selama ini membuat jumlah toko kelontong kian menjamur, dan semakin berani menempati fasum tanpa izin. Kondisi tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum, keselamatan pengguna jalan, serta menciptakan ketidakadilan bagi pedagang yang sudah taat aturan.

“Kami minta DPRD mendorong agar  Satpol PP menertibkan dan bertindak tegas, karena  pelanggaran ini seolah dibiarkan. Jangan sampai muncul kesan tebang pilih dalam penegakan aturan,” ujarnya.

Karena  Satpol PP memiliki kewenangan penuh untuk menindak pelanggaran perda, mulai dari teguran, penyegelan, hingga pembongkaran bangunan yang berdiri di atas fasum. Jika dibiarkan berlarut, LBH PKK khawatir wibawa pemerintah daerah akan terus dipertanyakan. 

Warga Lamongan pun berharap langkah DPRD tidak sekadar pemanggilan, namun diikuti tindakan tegas dan konsisten. Penataan fasum dinilai penting demi menjaga ketertiban kota serta kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan, M. Fredy Wahyudi, menegaskan akan menindaklanjuti apa yang diusulkan oleh LBH PKK dalam waktu dekat. 

"Kita mendengar apa yang disampaikan oleh teman-teman dari LBH PKK, dan saya  menyampaikan kepada komisi yang berkompeten untuk menyelesaikan persoalan ini dalam hal ini komisi A," ujarnya. 

Ia juga akan mendisposisikan Komisi A untuk menelusuri kebenaran laporan ini, Kalau memang benar ya, panggil itu pihak-pihak terkait untuk menegaskan Perda yang telah dibuat, ya pokoknya intinya itu," ungkapnya.jir

Berita Terbaru

HUT Ke-79 Megawati, DPC PDIP Sidoarjo Gelar Tanam Pohon Hingga Diroasting Anak-anak Muda

HUT Ke-79 Megawati, DPC PDIP Sidoarjo Gelar Tanam Pohon Hingga Diroasting Anak-anak Muda

Sabtu, 24 Jan 2026 19:05 WIB

Sabtu, 24 Jan 2026 19:05 WIB

SIDOARJO, SURABAYAPAGI.COM - Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Megawati Soekarnoputri, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar berbagai kegiatan pada Sabtu…

Majukan Pendidikan Jatim, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan BMPS

Majukan Pendidikan Jatim, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan BMPS

Sabtu, 24 Jan 2026 18:59 WIB

Sabtu, 24 Jan 2026 18:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) atas komitmen dan d…

Bandara Dhoho akan Digunakan Pemberangkatan Jemaah Haji

Bandara Dhoho akan Digunakan Pemberangkatan Jemaah Haji

Jumat, 23 Jan 2026 19:31 WIB

Jumat, 23 Jan 2026 19:31 WIB

Layani Jemaah dari Wilayah Jawa Timur Bagian Selatan Mulai Tahun 2027     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kabar baik bagi jemaah haji di wilayah Jawa Timur b…

Prabowo Pamerkan Perkembangan MBG di WEF 2026 di Davos

Prabowo Pamerkan Perkembangan MBG di WEF 2026 di Davos

Jumat, 23 Jan 2026 19:29 WIB

Jumat, 23 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pencapaian program makan bergizi gratis (MBG) di Annual Meeting World Economic Forum (WEF)…

Dito Bantah Hadir Saat Rumah Pemilik Maktour, Digeledah

Dito Bantah Hadir Saat Rumah Pemilik Maktour, Digeledah

Jumat, 23 Jan 2026 19:27 WIB

Jumat, 23 Jan 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK memanggil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Jumat. Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi…

Pengacara Minyak Goreng, Punya 22 Mobil Mewah

Pengacara Minyak Goreng, Punya 22 Mobil Mewah

Jumat, 23 Jan 2026 19:25 WIB

Jumat, 23 Jan 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bayhaqi, pegawai law firm Aryanto Arnaldo Law Firm (AALF),  mengatakan Ariyanto, yang terlibat kasus suap hakim perkara minyak …