Nganggur, Ribuan WNI Lari ke Kamboja, Ikut Penipuan Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan WNI tiba di bandara Soekarno-Hatta Jakarta, setelah dipulangkan oleh Kedubes RI di Phnom Penh, Kamboja. Mereka diduga terlibat aktivias online scam dan perjudian.
Ratusan WNI tiba di bandara Soekarno-Hatta Jakarta, setelah dipulangkan oleh Kedubes RI di Phnom Penh, Kamboja. Mereka diduga terlibat aktivias online scam dan perjudian.

i

KBRI Phnom Penh Ungkap 2.117 WNI Ajukan Pemulangan ke Indonesia. Tercatat Sekitar 10 ribu WNI terlibat Inline scam di 10 negara

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Phnom Penh - KBRI Phnom Penh ungkap 2.117 WNI, hingga Minggu (25/1) sedang mengajukan pemulangan mereka ke Indonesia. Mereka diduga terlibat penipuan digital.

Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera tak membantah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar yang berpandangan WNI di Kamboja dan Filipina yang terlibat penipuan digital atau scam bukan korban TPPO karena telah melanggar pidana. Namun, Mardani menyebut para WNI menjadi scammer karena minimnya lapangan kerja di RI.

"Sebagian benar (WNI scammer di Kamboja bukan korban TPPO), tapi akarnya memang mereka tidak dapat pekerjaan di dalam negeri dan ada tawaran menggiurkan dari Kamboja," kata Mardani saat dihubungi, Sabtu (24/1/2026).

Meski begitu, Mardani menilai tidak perlu saling menyalahkan. Menurutnya, yang terpenting saat ini melindungi para WNI yang berada di Kamboja.

"Jangan saling menyalahkan, dahulukan perlindungan WNI, kondisi mereka berat," ucapnya.

Selain itu, Mardani juga meyakini ada WNI yang betul-betul menjadi korban TPPO di Kamboja. Apapun sebutannya, mereka tetap korban.

"Bisa TPPO dan juga scammer, tapi mereka tetap korban. Pemerintah perlu segera menuntaskan dan memulangkan WNI ini. Di Tanah Air bisa dilakukan pendataan untuk pembinaan lebih lanjut," ujar dia.

 

Pandangan OJK

Terpisah, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar berpandangan WNI di Kamboja dan Filipina yang terlibat penipuan digital atau scam bukan korban. Dia menilai para WNI telah melanggar pidana lantaran bekerja di usaha penipuan sebagai scammer.

Hal itu disampaikan Mahendra saat menjawab pertanyaan anggota Komisi XI DPR dalam rapat kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026) lalu.

"Kalau saya agak kurang sepakat sepenuhnya mereka dianggap sebagai korban dari perdagangan orang atau manusia. Mereka ini scammer, scammer," kata Mahendra.

"Jadi mereka ini kriminal, iya, iya tapi mereka menjadi bagian yang melakukan operasi untuk scamming," tambahnya.

 

WNI Ajukan Pemulangan ke Indonesia

Sebanyak 2.117 Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja mengajukan fasilitas pemulangan ke Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

"Pada 22 Januari 2026 terdapat penambahan 224 WNI, dan pada 23 Januari 2026 hingga pukul 17.00 bertambah lagi 164 WNI, sehingga total yang ditangani mencapai 2.117 WNI dari sebelumnya 1.726 WNI pada periode 16-21 Januari 2026," demikian keterangan KBRI Phnom Penh, dirilis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di situs resmi, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Dijelaskan, lonjakan pengajuan permohonan fasilitasi pemulangan ini merupakan dampak langsung dari razia yang dilakukan Pemerintah Kamboja terhadap pusat-pusat penipuan online (daring/ dalam jaringan), yang menyebabkan banyak warga negara asing, termasuk WNI, keluar dari lokasi sindikat.

Menurut KBRI Phnom Penh, banyaknya jumlah WNI tentunya menambah kompleksitas penanganan kasus.

"Sepanjang 2025, KBRI menangani 5.088 kasus WNI atau rata-rata 15-30 kasus per hari. Jumlah ini sangat jauh dibandingkan dalam sepekan terakhir, di mana pernah mencapai 520 aduan baru dalam sehari," tulis KBRI Phnom Penh.

 

WNI Cari Perlindungan

Sebelumnya, setelah penangkapan sejumlah otak pelaku (mastermind) sindikat scam/ penipuan online di berbagai kota di Kamboja, banyak jaringan sindikat yang memilih membubarkan diri secara mendadak dan membiarkan para pekerjanya keluar begitu saja.

Akibatnya, para WNI yang  terjebak melakukan perjalanan jauh dari provinsi terpencil seperti Banteay Meanchey dan Mondulkiri menuju ibu kota Phnom Penh, mencari perlindungan.

Sebagai informasi, Pemerintah Kamboja di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Hun Manet memang tengah melakukan pembersihan besar-besaran terhadap industri gelap ini. Hal inilah yang kemudian memicu lonjakan gelombang kedatangan WNI ke KBRI setelah berhasil keluar dari lokasi sindikat yang tersebar di wilayah Kamboja.

Sejak tahun 2020 hingga sekarang, sekitar 10 ribu WNI terlibat dalam online scam yang tersebar di 10 negara. Pada awalnya kasus ini hanya terjadi di Kamboja dan kini telah menyebar ke 9 negara lainnya. Sekitar 1500 diantaranya merupakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dipekerjakan untuk urusan online scam. n jk/erc/ec/rmc

 

Berita Terbaru

Mantan Menpora Perkuat Jerat Eks Menag Korupsi

Mantan Menpora Perkuat Jerat Eks Menag Korupsi

Minggu, 25 Jan 2026 19:13 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:13 WIB

KPK, Akui Kesaksian Dito Semakin Membuat Terang Ungkap Kerugian Negara yang Ditimbulkan dan Kerugian Sosial pada Ribuan Calon Jamaah yang sudah Menunggu…

Menteri KKP Mendadak Oleng

Menteri KKP Mendadak Oleng

Minggu, 25 Jan 2026 19:11 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:11 WIB

Saat Pemberangkatan Tiga Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Politeknik AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - M…

Hingga tahun 2028, Pengangguran Jadi Problem Utama RI

Hingga tahun 2028, Pengangguran Jadi Problem Utama RI

Minggu, 25 Jan 2026 19:07 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengangguran menjadi masalah nomor satu ekonomi Indonesia, setidaknya hingga tahun 2028 mendatang. Selain Indonesia masih ada 26…

Gol Solo Run Rachmat Irianto, Hancurkan PSIM 

Gol Solo Run Rachmat Irianto, Hancurkan PSIM 

Minggu, 25 Jan 2026 19:01 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 19:01 WIB

Bajul Ijo Menang 3-0, Striker Anyar Bruno Paraiba Cetak Skor   SURABAYAPAGI.COM, Yogyakarta – Persebaya Surabaya mampu membawa pulang ke Surabaya, tiga poin s…

Kebenaran Sesungguhnya

Kebenaran Sesungguhnya

Minggu, 25 Jan 2026 18:57 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 18:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alkitab mengajarkan agar umat-Nya mengandalkan Tuhan dalam menghadapi perkara, menghindari fitnah, serta bertindak jujur dan adil.…

Jakarta Banjir Berhari-hari, Surabaya Dihantui

Jakarta Banjir Berhari-hari, Surabaya Dihantui

Minggu, 25 Jan 2026 18:56 WIB

Minggu, 25 Jan 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan 132 RT dan 16 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir pada…