Dukung Penyediaan Kelistrikan Industri Smelter, PLN Siap Pasok Daya Untuk PT Bosai Minerals Grup

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Dukung penyediaan kelistrikan industri smelter alumunium, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur siap pasok daya 1.260 MVA untuk PT Bosai Minerals Grup. 

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama penyediaan tenaga listrik antara PLN dan PT Bosai Minerals Group pada Jumat (23/1/2026).

Acara penandatanganan MoU dihadiri oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, bersama Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise (APR) PLN, Dini Sulistyawati beserta jajaran manajemen PLN. 

Dari pihak PT Bosai Minerals Group hadir Deputy General Manager, Mr. Gavin Cao (Cao Wenqi), Deputy Manager, Qiu Rui, serta Consultant, Michael Qiu Feng. 

Dari pihak pengelola kawasan industri turut hadir Plh Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Rizka Syafitri Siregar, didampingi Kepala Divisi Marketing, Dimas Harendra, dan Kepala Divisi Pengembangan, Tuaji.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan MoU ini menjadi dasar kerja sama penyediaan tenaga listrik dengan kapasitas hingga 1.260 MVA untuk mendukung operasional industri smelter aluminium Bosai yang berlokasi di Kawasan Industri SIER Pasuruan. 

"PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menjadi enabler pertumbuhan ekonomi. Melalui MoU ini, kami memastikan bahwa perencanaan pasokan listrik dilakukan sejak awal secara matang, baik dari sisi teknis, keandalan sistem, maupun kesiapan infrastruktur. Ini adalah bentuk komitmen PLN dalam mendukung investasi dan industrialisasi di Jawa Timur,” papar Ahmad.

Dengan rencana kapasitas produksi mencapai 600.000 ton aluminium per tahun, proyek ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 7.000 tenaga kerja, sekaligus memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas industri, jasa pendukung, dan logistik.

Selain mendukung kebutuhan pelanggan Bosai, kerja sama ini juga menandai transformasi layanan PLN bagi pelanggan industri besar. 

Bosai Minerals Group akan menjadi pelanggan Konsumen Tegangan Ekstra Tinggi (KTET) pertama PLN di Jawa Timur yang dilayani melalui sistem 500 kV, sebagai wujud kesiapan infrastruktur kelistrikan nasional dalam melayani kebutuhan energi skala besar dan berteknologi tinggi.

Hal ini sekaligus menegaskan komitmen PLN untuk menyediakan solusi energi yang andal, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan industri modern.

Ahmad menegaskan kolaborasi ini merupakan peluang strategis untuk meningkatkan pemanfaatan infrastruktur kelistrikan secara optimal sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. 

Sinergi ini diharapkan mampu mendorong terbukanya lapangan kerja baru serta berkontribusi pada perekonomian daerah.

Deputy General Manager Bosai Minerals Group, Cao Wenqi, mengapresiasi dukungan PLN dan pengelola kawasan industri dalam memfasilitasi rencana investasi perusahaan.

“Keandalan listrik dan kesiapan infrastruktur menjadi faktor utama dalam keputusan investasi kami. Kami melihat PLN sebagai mitra strategis yang responsif dan profesional dalam memahami kebutuhan industri, terutama untuk sektor hilirisasi tambang yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan berkualitas tinggi,” kata Cao Wenqi. Byb

Berita Terbaru

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang…

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya…

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya…

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,…

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian…

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…