SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya, kejadian itu di ketahui pertama kali oleh nenek Jumirah 86 istrinya, pada jumat (6 Pebruari 2026) pukul 23.00, kejadian itu di laporkan ke Polsek Sanankulon Sabtu dini hari (7 Pebruari 2026) pukul 00.40 oleh ketua RT setempat dan pihak keluarganya.
Kapolsek Sanan Kulon AKP Nurbudi Santoso M.PHi.MH, melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, menyampaikan benar adanya laporan orang Gantung diri Sabtu dini hari tadi,t adanya lSporan itu langsung anggota Polsek Sanankulon datangi TKP untuk olah tkp bersama petugas Puskesmas Kec.Sanankulon.
"Setelah petugas Kapolsek Sanankulon bersama anggotanya datangi TKP untuk olah tkp bersama unit Identifikasi Sat.Reskrim,dan petugas kesehatan Puskesmas, dari korban di temukan tali plastik warna biru, dan masih pakai sarung dan baju warna putih, pemeriksaan pada korban, tidak di temukan tanda tanda kekerasan, dari dubur keluar kotoran dan maaf kemaluan korban keluar sperma dan lidah menjulur, tanda tanda orang mninggal dunia dngn cara gantung diri, sekaligus meminta keterangan keluarga dan istri korban." Terang AKP Samsul pada wartawan Sabtu siang.
Dalam keterangan dari Jumirah 88 istri korban, bahwa dirinya saat mau kekanar mandi, melihat suaminya menggantung di ruang tamu, melihat itu istri korban teriak dan minta tolong, mendengar teriak an istri korban tetangga datangi rumah korban dan melihat posisi korban selanjutnya di laporkan ke Ketua RT, dan diteruskan ke Polsek Sanankulon.
" Dari hasil keterangan Jumirah dan Minarti 64 keponakan korban serta saksi Ketua RT nya, juga istrinya, bahwa korban pernah kecelakaan 21 Thun laku, sehingga gak bisa berjalan hanya memakai tongkat, atas kejadian kecelakaan tersebut korban alami depresi dan mudah emosi sejak 1 tahun belakangan, atas kejadian itu pihak keluarga menyadari dan tidak menghendaki Ouotupsi." Ujar mantan Waka Polsek Ssnankulon ini. Les.
Editor : Redaksi