Genjot Swasembada, Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon 7.500 ha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Malang M Sanusi. SP/ MLG
Bupati Malang M Sanusi. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur menargetkan luasan lahan untuk program bongkar ratoon atau peremajaan tebu pada 2026 mencapai 7.500 hektare (ha). Sedangkan pemilihan lahan yang dijadikan sebagai lokasi bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu itu tidak bisa sembarangan dilakukan, sebab harus mempertimbangkan ketersediaan pasokan air.

"Melalui peremajaan tanaman tebu ini diharapkan mampu mendukung target swasembada gula nasional, kalau lahan yang ditargetkan tahun ini 7.500 hektare," kata Bupati Malang M Sanusi, Minggu (24/05/2026).

Lebih lanjut, menurut Sanusi setidaknya ketersediaan air harus dipastikan mencukupi paling lambat dua bulan sebelum pelaksanaan masa tanam awal, apalagi pada periode ini telah memasuki musim kemarau.

"Kalau tidak begitu petani tidak bisa melaksanakan (tanam). Faktor alam menentukan," ujar dia.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicena Medisica Saniputera, mengatakan, target luasan lahan untuk program bongkar ratoon pada 2026, angkanya sama dengan yang ditetapkan pada 2025.

"(2025) tercapai 1.700 hektare, sebagian besar realisasi ini merupakan hasil pendataan dari teman-teman penyuluh (pertanian)," ucapnya.

Ia menjelaskan, dari target 7.500 ha lahan yang ditetapkan pada 2026, terdapat 5.200 ha lahan telah teridentifikasi potensinya untuk bongkar ratoon. Sehingga, Pemkab Malang menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencegah munculnya kendala di lapangan, salah satunya berkoordinasi dengan pembina penyuluh pertanian untuk meningkatkan efektivitas kinerja penyuluh dalam mengawal pelaksanaan bongkar ratoon hingga musim tanam raya di daerah itu.

"Ini perlu survei detail dalam rangka membuat perencanaan definitif sehingga tidak banyak pergeseran kembali. Kemudian, yang saat ini sudah final 1.300 hektare telah ter-SK-kan, dan 900 hektare sedang tahap pendataan," kata dia. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …