Atap Bangunan Tua di Kota Madiun Roboh, BPBD Gercep Lakukan Pembersihan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah petugas BPBD Kota Madiun dan gabungan relawan melakukan gotong royong evakuasi material atau atap rumah warga di Kelurahan Manguharjo Kota Madiun. SP/ MDN
Sejumlah petugas BPBD Kota Madiun dan gabungan relawan melakukan gotong royong evakuasi material atau atap rumah warga di Kelurahan Manguharjo Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Akibat usia bangunan yang sudah tua dan lapuk, atap sebuah bangunan rumah milik warga di Kota Madiun, Jawa Timur roboh karena rangka kayu penopang atap telah lapuk dimakan usia. Struktur tersebut tidak lagi mampu menopang beban bangunan, sehingga akhirnya ambruk.

Atap rumah tua yang roboh tersebut diketahui milik Wahyu Zu’ari, warga Jalan Sultan Trenggono, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Dan beruntungnya, dalam insiden tersebut tidak sampai melukai para penghuninya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat (Gercep) melakukan pembersihan, serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban, berupa paket kebersihan, terpal untuk penutup sementara atap, makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya. Serta kebutuhan tambahan, seperti alas tidur untuk segera dipenuhi dari logistik gudang.

"Hari ini kami turunkan tim gabungan untuk kerja bakti bersama OPD terkait. Selain pembersihan material atap yang roboh, kami juga menyalurkan bantuan logistik," ujar Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Heter Hidayati, Selasa (03/03/2026).

Diketahui, rumah tersebut telah terdata sebagai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sejak sekitar 13 tahun lalu dan masuk kategori desil 4. Namun, proses rehabilitasi terkendala persoalan administrasi. Pihak kelurahan juga telah mengajukan surat kepada Plt Wali Kota Madiun melalui Camat Manguharjo terkait permohonan rehabilitasi rumah sekaligus bantuan logistik kebencanaan.

Dan saat ini, Wahyu dan kedua anaknya sementara waktu tinggal di rumah tetangga sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut. Pemkot Madiun memastikan upaya rehabilitasi akan diupayakan sesuai mekanisme dan kelengkapan administrasi agar rumah kembali layak huni dan aman ditempati. md-03/dsy

Berita Terbaru

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia akan berhenti impor solar mulai tahun ini. Hal ini seiring dengan penerapan mandatori biodiesel 50% atau B50 yang akan…

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan Indonesia berisiko terjebak dalam middle income trap…

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China di kawasan Pulogadung,…