Momentum Lebaran Ketupat: Perajin Tempe Sidoarjo Banjir Pesanan, Produksi Ditingkatkan 2 Kali Lipat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual tempe di salah satu pasar Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA
Ilustrasi. Salah satu penjual tempe di salah satu pasar Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Selama momentum perayaan Lebaran Ketupat atau kupatan setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri tampak antusias di Wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Kondisi ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para perajin tempe di yang berjualan di Pasar Tradisional di Sidoarjo, karena kebanjiran pesanan dan meningkatkan kapasitas produksi mereka.

Untuk lonjakan permintaan sudah terasa sejak empat hari sebelum Lebaran. Bahkan, saat momen kupatan, kebutuhan tempe meningkat drastis karena menjadi salah satu menu utama pendamping ketupat. Pasalnya, tempe menjadi lauk favorit masyarakat selain opor ayam saat tradisi makan bersama keluarga. Hal ini membuat permintaan terus meningkat dan stok harus ditambah.

"Kalau hari biasa itu paling habis sekitar 60 sampai 80 kilogram kedelai per hari. Tapi kalau pas Lebaran sama kupatan bisa sampai 1,5 kuintal," ujar Luqman (52), salah satu perajin tempe, Minggu (29/03/2026).

Tak hanya itu, waktu penjualan pun menjadi lebih singkat karena tingginya permintaan. Biasanya tempe yang dijual mulai pagi hari langsung ludes dalam hitungan jam. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan pasar, produksi tempe basah bahkan ditingkatkan hingga dua kali lipat saat momen Lebaran Ketupat.

Namun di balik meningkatnya omzet, para perajin juga dihadapkan pada kenaikan harga bahan baku kedelai. Luqman menyebut harga kedelai mengalami kenaikan dari Rp 9.750 per kilogram sebelum Lebaran menjadi Rp 10.500 setelahnya.

Meski demikian, para perajin memilih tidak menaikkan harga tempe secara signifikan demi menjaga pelanggan tetap setia. Di momen Tradisi Lebaran Ketupat yang identik dengan sajian ketupat dan lauk pendamping seperti tempe menjadi berkah tersendiri bagi para perajin. Sehingga, lonjakan permintaan ini pun rutin terjadi setiap tahun dan menjadi momentum peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kecil. sd-02/dsy

Berita Terbaru

Sepanjang Fest: Zakaria Dimas NasDem Gelar Jaranan Wahyu Bawono Penuh Nilai Luhur, Masyarakat Terhibur UMKM Makmur

Sepanjang Fest: Zakaria Dimas NasDem Gelar Jaranan Wahyu Bawono Penuh Nilai Luhur, Masyarakat Terhibur UMKM Makmur

Minggu, 29 Mar 2026 12:34 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Masyarakat Kelurahan Sepanjang Kecamatan Taman, antusias menyaksikan pagelaran kesenian jaranan Wahyu Bawono yang digelar Ketua…

Hapus Parkir Tunai, Pemkot Surabaya Resmi Berlakukan Bayar Skema Digital

Hapus Parkir Tunai, Pemkot Surabaya Resmi Berlakukan Bayar Skema Digital

Minggu, 29 Mar 2026 12:27 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi memberlakukan skema pembayaran parkir digital menggunakan Qris serta…

Arus Balik Lebaran, Penjualan Kawasan Pusat Oleh-oleh di Surabaya Melonjak 35 Persen

Arus Balik Lebaran, Penjualan Kawasan Pusat Oleh-oleh di Surabaya Melonjak 35 Persen

Minggu, 29 Mar 2026 12:01 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum arus balik Lebaran 2026 menjadi berkah cuan bagi para pelaku usaha oleh-oleh di Surabaya salah satunya yang berada di…

Fenomena hidrometeorologi: Rumah dan Warung Warga di Malang Tertimpa Pohon Gegara Hujan Angin

Fenomena hidrometeorologi: Rumah dan Warung Warga di Malang Tertimpa Pohon Gegara Hujan Angin

Minggu, 29 Mar 2026 11:07 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Fenomena hidrometeorologi (cuaca ekstrem) berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten…

Viral! Gegara Tradisi Balon Udara, Rumah Warga Kota Blitar Nyaris Terbakar

Viral! Gegara Tradisi Balon Udara, Rumah Warga Kota Blitar Nyaris Terbakar

Minggu, 29 Mar 2026 10:58 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Momen lebaran ketupat tak lepas dari tradisi musiman balon udara. Namun, pada momen kali dalam video berdurasi sekitar 20 detik yang…

Wujudkan Indonesia ASRI, Pemkab Magetan Gercep Gelar Kerja Bakti di Pasar Sayur 

Wujudkan Indonesia ASRI, Pemkab Magetan Gercep Gelar Kerja Bakti di Pasar Sayur 

Minggu, 29 Mar 2026 10:45 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, gerak cepat (gercep)…