SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Partai Golkar Jawa Timur mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2031. Meski sempat melirik nama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Golkar kini konsen menyiapkan kader internal sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan kesiapan partainya menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menyebut, Golkar memiliki banyak kader potensial yang siap ditugaskan untuk maju dalam Pilgub.
Menurutnya, seluruh kader Golkar pada prinsipnya berada dalam posisi siap menjalankan arahan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Meski hingga kini belum ada keputusan resmi terkait sosok yang akan diusung.
“Kita ini sebenarnya, seluruh kader Partai Golkar siap untuk menjalankan perintah Ketum. Cuma kita belum tahu siapa yang diperintahkan,” ujarnya usai acara halalbihalal di kantor DPD Golkar Jatim, Minggu (29/3/2026).
Anggota Komisi V DPR RI tersebut juga mengungkapkan bahwa sejumlah nama kader internal mulai mencuat dan dinilai memiliki kapasitas untuk bertarung. Salah satunya adalah figur Wakil Ketua DPRD Jatim yang akrab disapa Blegur Prijanggono, kemudian Eko Wahyudi Bendahara DPD PG Jatim.
“Partai Golkar punya banyak kader, tergantung perintah ketua umum siapa yang diperintah. Bisa internal, bisa eksternal,” tambahnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Golkar tidak hanya bergantung pada figur eksternal seperti Emil Dardak, tetapi juga serius mempersiapkan kaderisasi internal. Strategi ini dinilai penting untuk memperkuat posisi tawar partai dalam peta koalisi politik ke depan.
Apakah siap jika ternyata Ketum menunjuk Ketua GOlkar Jatim sebagai kandidat Cagub nanti? Ali Mufthi menepis halus. "Saya fokus menjalankan tugas menambah kursi Golkar di Jatim dulu," sahutnya.
Dengan waktu yang masih cukup panjang menuju Pilgub 2031, Golkar Jatim memiliki ruang untuk mematangkan strategi, baik melalui konsolidasi internal maupun komunikasi lintas partai. Kontestasi mendatang diperkirakan akan berlangsung ketat, seiring mulai munculnya sejumlah nama potensial dari berbagai kalangan. Kini Golkar sedang aktif konsolidasi internal melalui Musyawarah tingkat Kecamatan dan Desa. rko
Editor : Redaksi