Komitmen Prioritaskan Keamanan Siswa, Pemkab Probolinggo Minta SPPG Perbaiki Distribusi MBG

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satgas MBG Probolinggo melakukan monev di SDN Sumberbulu, Probolinggo, Jawa Timur.  SP/ PRB
Satgas MBG Probolinggo melakukan monev di SDN Sumberbulu, Probolinggo, Jawa Timur.  SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, dalam memprioritaskan keamanan siswa di SDN Sumberbulu, pihaknya meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperbaiki distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai tindak lanjut atas laporan distribusi yang dinilai belum optimal di SDN Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan.

Pasalnya, Satuan Tugas (Satgas) MBG Probolinggo terus berkomitmen dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) distribusi ompreng di setiap sekolah di Kabupaten Probolinggo. Namun, ada laporan jika di SDN Sumberbulu yang merupakan hasil penggabungan dua lembaga dengan total 239 siswa yang terbagi dalam dua gedung masih belum didistribusikan dengan aman dan nyaman.

"Distribusi ompreng merupakan tanggung jawab penyedia, bukan siswa. Oleh karena itu, mulai hari ini pengantaran harus dilakukan langsung ke masing-masing lokasi gedung agar tidak membebani peserta didik,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi, Selasa (07/04/2026).

Pasalnya, sebanyak 159 siswa kelas 1 hingga 4 berada di gedung timur dan 80 siswa kelas 5 dan 6 menempati gedung barat di sekolah tersebut. Namun, untuk distribusi makanan hanya dilakukan di satu titik di gedung timur, sehingga membuat siswa dari gedung barat harus berjalan kaki menyeberang jalan untuk mengambil ompreng dengan pendampingan guru, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

"Distribusi dalam Program MBG harus mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan peserta didik," katanya.

Sjaiful meminta agar setiap keluhan yang muncul segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, khususnya SPPG agar pelaksanaan program berjalan optimal. Selain itu, pihaknya juga berharap ke depan lebih ditingkatkan khususnya kualitas pelayanan SPPG dan menekankan makanan Program MBG wajib dikonsumsi di sekolah guna menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Oleh karenanya, Pemkab Probolinggo berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan gizi siswa. Dan dari hasil monev, menurut dia, pihak SPPG menyatakan kesiapan untuk melakukan distribusi langsung ke dua titik gedung sekolah dan pihak sekolah diminta menyiapkan tempat yang bersih dan aman untuk penempatan ompreng serta tidak meletakkannya di lantai. pr-02/dsy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …