Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan fenomena Gunung Semeru tampak bertopi awan di Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Penampakan fenomena Gunung Semeru tampak bertopi awan di Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, muncul fenomena unik dan cantik di Lumajang, Jawa Timur dengan adanya penampakan Gunung Semeru tampak bertopi awan pada sekitar pukul 07.30 WIB pagi, hingga menjadi perhatian warga yang berada di lereng gunung.

"Gunung Semerunya unik karena bertopi awan karena hal tersebut jarang terjadi " ujar salah satu warga Supit Urang, Haris, Selasa (21/04/2026).

Menanggapi fenomena tersebut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, mengungkap jika fenomena awan yang melingkari Gunung Semeru tersebut merupakan awan lenticular yang membentuk seperti topi atau caping.

Menurunya, fenomena ini biasa ditemukan di dekat bukit atau gunung karena udara lembap yang naik melewati gunung tertahan angin kencang di atasnya, sehingga membentuk awan berlapis seperti topi atau piringan di puncak.

Meski demikian, pihaknya mengungkap jika adanya fenomena Gunung Semeru bertopi awan tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas vulkanik. Meski demikian, pihaknya terus menghimbau masyarakat sekitar Gunung lantaran hingga kini, status Gunung Semeru masih berada di Level III atau Siaga.

"Gunung semeru bertopi awan pagi ini. Namun kondisi tersebut tidak ada hubungan dengan aktivitas Gunung Semeru karena hal tersebut adanya awan lenticuler " ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Yudhi Cahyono. lj-03/dsy

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…