Dituduh Seorang Reinteiner, Aba Yanto Akan Polisikan Adiknya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hariyanto Waluyo Kepala Desa BatoKerbuy Kec. Pasean Pamekasan, bersama H. Moh. Siddik disalah satu restorant di Kab. Sumenep
Hariyanto Waluyo Kepala Desa BatoKerbuy Kec. Pasean Pamekasan, bersama H. Moh. Siddik disalah satu restorant di Kab. Sumenep

i

SURABAYA PAGI, Sumenep- Hariyanto Waluyo ( Kepala Desa BatoKerbuy Kec. Pasean Kab. Pamekasan) tak terima atas pernyataan adiknya H. Latib, pengusaha Waterpark asal Kab. Sumenep yang sempat viral lewat unggahan tiktok.

Mendadak viral pasca H. Latib di sidik penyidik polres Pamekasan kemudian statusnya menjadi tersangka dan menjadi tahanan Polres Kab. Pamekasan.

Nama H. Latib dan Aba Yanto sempat menjadi konsumsi publik, sebagai tokoh yang sama-sama memiliki peranan penting, baik sebagai pimpinan legislatif dan Pengusaha.

Publik dibikin kaget, setelah keduanya berseteru dan saling mencibir lewat tiktok yang disebarluaskan baik lewat media online dan berita voice.

Bahkan, paska ditetapkannya H. Latib sebagai tersangka oleh penyidik dan menjalani proses hukum di polres Pamekasan, sampai bermunculnya pernyataan adiknya Hosniyah dan mengatakan bahwa Aba Yanto seorang reintener.

" Saya sakit hati atas pernyataan Hosniyah adiknya H. Latib itu, karena apa yang dikatakan menyebut nama saya dan korban, saya kesel karena apa yang dikatakan tidak sesuai dengan apa yang saya perbuat"

Pernyataan yang membuat saya malu, kata dia, sama seperti luka yang tergores dan membekas, ditambah lagi dengan bumbu pedas yang mengaku laywernya H. Latib yang bernama Kamaruddin dan Rudi. Jelasnya

 

Kehadiran dua pengacara H. Latib, menambah semakin meruncingnya sebuah masalah, karena mereka tidak sepenuhnya menguasai persoalan yang sebenarnya, dan itu melukai hati penyidik tidak hanya di Pamekasan tapi di Sumenep juga. 

" Jangan terlalu cerdas, tampakkan kalau kalian juga bodoh, kalian sedang bermain bola api panas yang liar yang terus mengelinding di kepalanya," katanya.

Ia mengatakan, seharusnya sebagai pengacara tidak hanya pintar ngomong tapi melalui kajian nyata yang tidak absurd dan terlihat jelas, masalahnya penyidik Polres yang sudah melakukan tugasnya, masih diajak untuk menggenggam bola api, itu institusi hukum dan negara.

" Saya orang bodoh, tapi saya tahu bagaimana sakitnya hati jika di sakiti, saya juga bisa marah jika kebenaran itu dinodai"

Ia juga mengatakan, pengacara jangan lantang bersuara di tiktok temui saya, klarifikasi kebenaran masalahnya, jangan menggunakan kecerdasan berpikirnya yang dapat menyesatkan publik. Pungkasnya

Pengacara kondang asal Kab. Sumenep, H. Muhammad Siddik, (MSP) menyayangkan pernyataan sikap yang dituduhkan kepada Aba Yanto,

"Saya kenal beliau sudah 20 tahun yang lalu, dan saya tidak mengenal beliau sebagai reintenier," katanya 

Makanya, tuduhan dan pernyataan sikap itu harus benar-benar dibuktikan agar tidak menjerumuskan kepada dirinya sendiri.

" Saya hanya mendampingi beliau, apa maunya, karena yang benar tidak akan gentar untuk memperjuangkannya, dan kesalahan akan selalu berpihak kepada penyesatan.(Ainur Rahman)

Tag :

Berita Terbaru

Idul Adha 2026, Relawan Suket Teki Nusantara Kediri Sembelih Kurban untuk Warga Kurang Mampu

Idul Adha 2026, Relawan Suket Teki Nusantara Kediri Sembelih Kurban untuk Warga Kurang Mampu

Rabu, 27 Mei 2026 17:23 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Momentum Hari Raya Idul Adha kembali dimanfaatkan oleh Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) Kota Kediri untuk menggelar aksi sosial…

Terjebak Kepulan Asap di Ladang Tebu, Kakek di Blitar di Temukan Tewas

Terjebak Kepulan Asap di Ladang Tebu, Kakek di Blitar di Temukan Tewas

Rabu, 27 Mei 2026 16:10 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kakek Sl.65 warga Dusun Sumberglagah Desa Ngeni Kec.Wonotirto Kabupaten Blitar, di temukan tewas di ladang tebu pada pukul 17.50…

Bermain Petasan di Sawah, 1 Orang Meninggal dan 2 Alami Luka Serius

Bermain Petasan di Sawah, 1 Orang Meninggal dan 2 Alami Luka Serius

Rabu, 27 Mei 2026 16:07 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bertepatan sholat Idul Adha (27 Mei 2026) masarakat desa Tambakan Kec.Gabdusari Kab.Blitar, lakukan sholat Id, berbarengan itu ada…

Korpri Salurkan 25 Hewan Kurban, Walikota Mojokerto Ajak Perkuat Empati dan Solidaritas Sosial

Korpri Salurkan 25 Hewan Kurban, Walikota Mojokerto Ajak Perkuat Empati dan Solidaritas Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 14:39 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 14:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, semangat berbagi pada momentum Iduladha 1447 Hijriah di Kota …

Padati Salat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya, Khofifah Serukan Doa dan Solidaritas untuk Jemaah Haji

Padati Salat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya, Khofifah Serukan Doa dan Solidaritas untuk Jemaah Haji

Rabu, 27 Mei 2026 11:47 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (27/5/2026). Ribuan…

Perkuat Kolaborasi Coreboost 2.0, PLN UID Jatim Dorong Pertumbuhan Beyond kWh dan Ekosistem EV

Perkuat Kolaborasi Coreboost 2.0, PLN UID Jatim Dorong Pertumbuhan Beyond kWh dan Ekosistem EV

Rabu, 27 Mei 2026 11:41 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 11:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur resmi meluncurkan Coreboost 2.0 , Collaborative Revenue Boost, sebuah strategi …