Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Wali Kota Eri: Kepentingan Publik Harus Diutamakan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/ Al Qomaruddin
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melakukan penertiban sekaligus penataan kawasan Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Senin (29/6). Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai kemacetan hingga lingkungan yang dinilai kumuh.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penertiban dilakukan setelah menerima keluhan warga mengenai kondisi Jalan Nias yang kembali seperti sebelumnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, ia langsung mengumpulkan camat, lurah, dan perangkat daerah (PD) terkait untuk melakukan penataan.

"Tadi pagi saya mendapatkan informasi dari Lapor Cak Eri, balik lagi. Setelah saya cek memang betul, maka saya kumpulkan semua lurah, camat, juga teman-teman Satpol PP, PU (DSDABM), DLH (Dinas Lingkungan Hidup), dan Dishub (Dinas Perhubungan)," ujar Wali Kota Eri, Senin (29/6) sore.

Menurut dia, Jalan Nias sebelumnya juga telah ditertibkan karena banyak dikeluhkan oleh warga. Selain minim penerangan dan kondisi lingkungan yang kotor, badan jalan digunakan sebagai tempat pengecatan dan pengelasan sehingga mempersempit ruang lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

"Jadi Jalan Nias itu kemarin sudah ada penertiban dari teman-teman, karena banyak keluhan masyarakat terkait dengan Jalan Nias," kata dia.

Ia menjelaskan, penataan kali ini tidak hanya mengembalikan fungsi jalan, tetapi juga memperbaiki kualitas lingkungan. Penataan ini dilakukan melalui pemasangan lampu penerangan, pemangkasan ranting pohon, hingga pembersihan saluran drainase.

"Maka kita kembalikan lagi sebagai fungsinya. Di situ kita berikan lampu, kita lakukan perantingan. Itu harus bisa dilakukan," terangnya.

Wali Kota Eri mengakui terdapat warga yang menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut. Namun, menurut dia, kepentingan masyarakat luas harus menjadi prioritas sehingga pemkot menyiapkan lokasi relokasi di kawasan Jalan Menur bagi para pelaku usaha yang terdampak penertiban.

"Karena jalan ini adalah jalan yang memang menjadi jalan alternatif atau jalan umum, fasilitas umum, maka tadi saya carikan tempat pengganti yang ada di (Jalan) Menur, semoga bisa pindah di sana," katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Surabaya tidak akan membiarkan penggunaan fasilitas umum yang mengganggu mobilitas masyarakat. "Karena posisi ini tidak mungkin saya biarkan ketika sudah mengganggu perjalanan dan kepentingan umum dari masyarakat Surabaya," tuturnya.

Selain menertibkan Jalan Nias, Pemkot Surabaya juga akan mempercantik kawasan tersebut dengan membangun taman di sisi jalan. Termasuk pula, kata dia, menambah penerangan, serta mengecat dinding yang berbatasan dengan rel kereta api.

"Nanti sebelah kirinya saya juga berikan taman, terus yang dinding berbatasan dengan rel kereta itu insyaallah nanti kita akan cat putih, untuk kami minta Persebaya mungkin bisa melakukan mural di sana," jelasnya.

Dalam penataan tersebut, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya juga membersihkan saluran drainase yang sebelumnya tertutup lapak usaha dan dipenuhi sampah agar kembali berfungsi normal.

"Kita bersihkan semua saluran tadi. Isinya masyaallah, styrofoam, tidak karu-karuan. Lah ini karena di atasnya saluran itu dibuat tempat jualan. Nah, ini tadi kita bersihkan semua, insyaallah nanti saluran akan kembali seperti fungsi saluran. Yang jalan juga kembali seperti fungsi jalan," pungkasnya. Alq 

Berita Terbaru

Batang Hidungnya tak Tampak

Batang Hidungnya tak Tampak

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga semalam (12/7), mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, masih belum…

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Inggris mengandalkan kedalaman skuad yang merata dan ketajaman Harry Kane, sedangkan Argentina bermodal mental juara bertahan dan…

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Sabtu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) Febrie ditetapkan tersangka…

Jangan Saling Buka Borok

Jangan Saling Buka Borok

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Agung…

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di balik dinding kayu sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas dan uang tunai…

Bukan Sekadar Perpindahan Penanganan Perkara

Bukan Sekadar Perpindahan Penanganan Perkara

Minggu, 12 Jul 2026 22:18 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menghormati kesepakatan antara Polri dan Kejagung yang memutuskan penanganan perkara Febrie Adriansyah kepada Kejagung. Kita…