Kerugian Capai Rp 7,5 Triliun Rupiah

PBB Ungkap, Warga RI Banyak Jadi Korban Penipuan Digital Scam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Kawasan Asia Tenggara (ASEAN) kini berkembang menjadi salah satu pusat penipuan digital atau scam terbesar di dunia.

Ini laporan dari kantor PBB untuk Urusan Narkoba dan Kejahatan (United Nations Office on Drugs and Crime/UNODC) .

Koordinator Residen UNODC di Indonesia, Gita Sabharwal, mengatakan di kawasan ini banyak pelaku penipuan mengeksploitasi platform digital, rekayasa sosial, dan memanfaatkan kompleksitas sistem keuangan modern untuk menipu para korban.

Dalam hal ini, UNODC memperkirakan total kerugian finansial akibat penipuan yang menargetkan korban di Asia Timur dan Asia Tenggara telah mencapai US$ 37 miliar atau Rp 665,77 triliun (kurs Rp 17.994/dolar AS) pada 2023 saja.

"UNODC memperkirakan bahwa di seluruh Asia Timur dan Tenggara, kerugian akibat penipuan siber telah mencapai lebih dari US$ 37 miliar dengan Asia Tenggara muncul sebagai pusat operasi penipuan skala industri," kata Gita dalam acara Seminar on Scams, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).

Masalahnya, Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN yang cukup banyak menelan korban. Di mana satu dari empat (25%) konsumen Indonesia dilaporkan menjadi korban penipuan atau scam berbasis digital ini.

"Dampaknya sudah dirasakan di Indonesia. Satu dari empat konsumen Indonesia melaporkan kehilangan uang akibat penipuan. Di balik setiap penipuan terdapat korban, individu yang kepercayaannya telah dieksploitasi, keluarga yang kehilangan tabungan hasil jerih payah, dan bisnis yang mengalami gangguan, atau seorang pengusaha yang kehilangan modal yang dibutuhkan untuk berkembang," ujarnya.

Namun, menurut Gita, yang menjadi persoalan utama dari tindak penipuan ini bukanlah nilai uang yang hilang, melainkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital di kawasan Asia Tenggara.

"Di luar kerugian finansial langsung, setiap penipuan yang berhasil dilakukan membuat kepercayaan pada layanan keuangan digital semakin terkikis," ucap Gita.

Untuk mengatasi masalah ini, menurutnya, kerja sama lintas instansi menjadi salah satu kunci. Dalam hal ini, Indonesia melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC) menjadi salah satu contoh yang dapat ditiru oleh negara-negara lain.
Sebab, IASC tidak hanya terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga terkait, tetapi juga sektor swasta seperti perbankan dan penyedia jasa keuangan lainnya. Hal itu membuat proses penanganan tindak penipuan menjadi lebih efisien.

"Indonesia telah menunjukkan kepemimpinan dalam membangun pendekatan kolaboratif ini. Inisiatif nyata seperti Indonesia Anti-Scam Center dan penguatan kerja sama antar pemerintah, lembaga penegak hukum, dan penyedia jasa keuangan penting telah diterapkan," papar Gita.

"Anti-Scam Center, setahu saya, telah memblokir lebih dari setengah juta akun mencurigakan, mengamankan dana yang berpotensi merupakan hasil penipuan sebesar US$ 35 juta, dan mengembalikan hampir US$ 11 juta kepada para korban," jelasnya lagi.

Kerugian Capai Rp 7,5 triliun
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyoroti meningkatnya ancaman penipuan digital di Indonesia dengan kerugian yang mencapai sekitar Rp 7,5 triliun.

"Angka scam naik terus. Kemarin total kerugian akibat spam dan scam mencapai Rp7,5 triliun berdasarkan laporan dari Global Anti-Scam Alliance,” ungkapnya dalam audiensi dengan Kaspersky di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (30/06/2026).

Menurutnya, hal tersebut memprihatinkan terlebih bagi para lansia yang rentan terkena scam yang semakin canggih menggunakan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

“Para lansia kasihan. Banyak sekali yang kena scam dan spam. Scam yang paling bahaya dengan menelepon sebagai orang lain. Sekarang makin canggih karena bisa meniru suara orang bahkan meniru suara-suara pejabat pakai AI. Dia ketik teksnya, terus tinggal diputar ulang,” jelas Wamen Nezar. n jk, ec, dna

Tag :

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – KASIH Yesus di mata jemaat saat ini dipandang sebagai sumber kekuatan yang nyata, teladan pengampunan yang tanpa syarat, serta dorongan u…

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai kondisi koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk sikap PDI Perjuangan. P…

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Timnas Indonesia sedang garang di kandang menjelang menjamu Timnas Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda juga tampil produktif. P…

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dua legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales, menyatakan optimisme tinggi terhadap kiprah tim asuhan John …

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta laga Grup Piala Presiden 2026 bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,…

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Piala Presiden langgeng digelar hingga tahun 2026. Di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026),…