Pemkot Surabaya Relokasi Puluhan Pelaku Usaha Bengkel di Kawasan Jalan Nias

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu perbaikan kendaraan di sebuah bengkel di Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya
Salah satu perbaikan kendaraan di sebuah bengkel di Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sebagai bagian dari penataan kawasan yang bertujuan mengembalikan fungsi Jalan Nias sekaligus menyediakan tempat usaha yang lebih layak bagi para pelaku usaha, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal merelokasi puluhan pelaku usaha bengkel yang selama ini bekerja di sepanjang Jalan Nias ke Jalan Menur Nomor 111, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.

"Penataan tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan pelaku usaha, mengingat aktivitas pengecatan serta pengelasan sebelumnya dilakukan di bahu jalan yang memicu kemacetan dan membahayakan lalu lintas," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (07/07/2026).

Sementara itu, menurut Koordinator Bengkel Jalan Nias, Jekti Purwantoro atau yang akrab disapa Cak Lewan, mengaku sempat terkejut ketika Wali Kota Eri datang meninjau kawasan tempat mereka bekerja. Namun, setelah berdialog dengan para pelaku usaha dan mengajak mereka melihat lokasi relokasi di Jalan Menur, ia menilai tempat yang disiapkan pemkot lebih layak dan sesuai untuk aktivitas perbengkelan.

"Saya dan teman-teman diajak melihat langsung lokasi di Menur. Setelah melihat kondisinya, kami menilai tempat ini sudah layak dan sesuai untuk mendukung aktivitas perbengkelan. Kami bersyukur difasilitasi lokasi yang lebih aman dan nyaman untuk bekerja. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Bapak Wali Kota Eri Cahyadi," katanya.

Menurut Cak Lewan, lokasi baru memberikan rasa aman yang selama ini sulit diperoleh ketika bekerja di Jalan Nias. Sebelumnya, aktivitas pengelasan, pendempulan, hingga pengecatan mobil dilakukan di bahu jalan sehingga berisiko bagi pekerja maupun pengguna jalan. "Kami juga tidak mengeluarkan biaya sedikit pun. Sesuai janji Bapak Wali Kota, kami tinggal menempati lokasi yang sudah disiapkan. Bahkan, jika masih ada fasilitas yang perlu dilengkapi, Pemkot akan membantu menyediakannya, seperti penambahan atap agar tempat kerja lebih nyaman," ujarnya.

Dan diketahui saat ini, sekitar 20 pekerja bengkel telah menempati lokasi baru. Mereka tetap melayani pekerjaan pengelasan, pendempulan, hingga pengecatan mobil seperti sebelumnya. Dalam sehari, seluruh bengkel mampu menangani sekitar enam hingga tujuh kendaraan sesuai pesanan yang masuk. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Sidang perdana kasus dugaan korupsi tanah kas desa dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Jenangan, Toni Ahmadi Bin Yahmin, di Pengadilan …

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…