SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Musim panen padi serentak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, mencatat selama periode Januari-Juni 2026 produksi padi mencapai 225.736 ton gabah kering panen (GKG) itu dari luas panen 40.433 hektare (ha), yang mana hasil produksi tersebut telah melampaui produksi padi periode yang sama tahun sebelumnya yang 211.579 ton.
"Pada periode yang sama tahun sebelumnya, luas lahan padi yang dipanen 37.682 hektare. Alhamdulillah, semester satu produksi padi meningkat," jelas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo Quratul Aini, Rabu (08/07/2026).
Lebih lanjut, Quratul pun optimistis produksi padi tahun ini akan meningkatkan dan melampaui target produksi padi 2026 sebanyak 321.000 ton, karena pemerintah daerah terus memberikan pendampingan kepada petani untuk peningkatan produksi dari target yang ditetapkan Kementerian Pertanian itu seiring dengan adanya inovasi pupuk organik cair atau POC dari limbah rumah tangga (limbah dapur).
"Selain memberikan pendampingan ke petani, kami juga dengan memfasilitasi drone pertanian secara gratis bagi para petani untuk pemupukan dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman pangan, khususnya padi," kata Tutuk, sapaan akrabnya.
Perlu diketahui, pada 2025, produksi padi Situbondo mencapai 321.723 ton atau melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pertanian sebesar 241.266 ton. Sementara itu, pada 2026, pemerintah daerah setempat juga optimistis produksi padi bisa tembus 500.000 ton dari target tahun ini 321.000 ton. st-01/dsy
Editor : Redaksi