SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama momen libur sekolah, pesona Jalur Pesisir Selatan (JLS) ruas Brumbun-Sine di Tulungagung tuntas menjadi daya tarik wisata baru, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Bahkan, sebanyak ribuan wisatawan berbondong-bondong mencoba JLS Brumbun-Sine untuk sekadar touring maupun berkunjung ke sejumlah destinasi wisata.
Pasalnya, jalur tersebut juga menjadi penghubung ke sejumlah destinasi wisata pantai. Dan salah satu spot estetik di jalur tersebut adalah ruas jalan yang membelah gunung. Pemandangannya mirip dengan jalan di luar negeri. Tidak hanya sekadar menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan, bahkan wisatawan dapat berkunjung ke Pantai Cemoro Sewu dan kawasan kafe estetik di Sine.
"Saya penasaran, katanya sudah tembus Blitar. Ini tadi lewat dari Popoh ke timur sampai tembus Sine. Pemandangannya lumayan keren, tapi untuk view lautnya minim, banyak gunungnya. Pemandangannya mirip dengan jalan di luar negeri. "Keren buat foto-foto," kata Ardiansyah, Rabu (08/07/2026).
Diketahui, untuk proyek nasional ini tunas dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada akhir Mei 2026. Askses ini mejadi proyek JLS terakhir di Tulungagung. Terlaksananya pembangunan JLS Brumbun-Sine berhasil menyambungkan Trenggalek, Tulungagung hingga Blitar, dengan bentang jalur sepanjang 54,97 km dari Kecamatan Besuki hingga Pucanglaban.
"Jalur ini banyak alternatif wisatanya, ada Pantai Sine, Pantai Cemoro Sewu, Pantai Dlodo, ke timur lagi ada Pantai Nglinci, Pantai Pacar dan yang lain," imbuhnya.
Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, mengatakan tuntasnya JLS diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk memaksimalkan potensi yang ada pemerintah daerah saat ini fokus untuk penyiapan sumber daya manusia, khususnya pelaku jasa wisata.
"JLS akan mendatangkan para wisatawan, kita harus siap untuk menangkap peluang itu. Yang kami siapkan adalah membangun SDM agar bisa mengelola dengan adanya JLS itu," kata Ahmad Baharudin. tl-01/dsy
Editor : Redaksi