15 KPM di Tuban Pertanyakan Program BPNT yang Tak Cair 7 Bulan

Belasan warga Desa Ngrayung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban mendatangi Kantor Dinsos P3A setempat, Rabu (38/7/2021).

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban didatangi Belasan warga Desa Ngrayung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Rabu (28/7).

Kedatangan 15 warga tersebut bertujuan mempertanyakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang selama ini didapat namun dalam tujuh bulan terakhir tidak bisa dicairkan.

"Kedatangan kami ingin menanyakan kartu KKS BPNT tidak bisa dicairkan selama tujuh bulan," ujar Pasri, salah satu KPM BPNT.

Hal yang sama dialami Supiah KPM lainnya. Selama ini, pihaknya bersama warga lainnya telah berupaya menanyakan nasib belasan warga kepada pemerintah desa, namun tidak mendapat jawaban.

Setelah mengadu ke Dinsos P3A Tuban, dirinya diminta kembali ke pihak desa dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) selaku pendamping BPNT.

"Sudah pernah menanyakan ke Desa dan tapi tidak mendapatkan jawaban. Di sini ternyata ada perbedaan nama KTP dan KK, sehingga diminta kembali menanyakan ke desa dan petugas TKSK," katanya.

Petugas pelayanan di Dinsos P3A Tuban, Faisal Rahman menerangkan, terkait aduan dari masyarakat saat ini sedang dilakukan perbaikan data. Seperti perbedaan nama antara KK dengan KTP, termasuk dengan nama di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

"Kami hanya melakukan perbaikan data, untuk selanjutnya ada di Kemensos. Kalau PKH cair, hanya BPNT yang tidak cair," ucapnya saat menjelaskan ke warga.