Buah Pir, Ampuh Kurangi Risiko Stroke Hingga 50 Persen

Buah Pir sangat baik untuk kesehatan. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buah Pir yang rasanya manis dan renyah saat digigit ini memang nikmat dijadikan camilan sehat. Di balik kelezatan rasanya, buah pir ternyata juga menyimpan berbagai kandungan gizi dan manfaat bagi kesehatan, dikutip Senin (19/4/2021).

Salah satunya adalah buah Pir yang mengandung 190 miligram kalium, bebas lemak, dan bebas kolesterol jahat. Tentunya dengan berkurangnya kolesterol, berarti ancaman penyakit jantung pun bisa di cegah. Rutin mengkonsumsi pir bisa mengurangi risiko terkena stroke hingga 50 persen.

Sejumlah studi mengulas manfaat pir bagi tubuh, di antaranya membantu melindungi tubuh dari stroke, menurunkan risiko diabetes tipe dua, serta mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner dan penyakit kardiovaskular pada perempuan yang telah menopause.

Medical Daily melansir, pir adalah salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan oleh manusia dan telah digunakan sebagai obat tradisional di Cina selama lebih dari 2.000 tahun. Buah ini memiliki efek anti-radang dan menurunkan kadar gula darah.

Tidak hanya itu, buah Pir kaya akan boron yang dapat membantu menyerap kalsium dengan mudah, sehingga dapat mencegah osteoporosis, sangat penting menjaga pH dalam tubuh dan makan dengan jumlah yang disarankan untuk kalsium harian. pH tubuh dapat dipertahankan melalui diet dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran setiap hari.

Kandungan serat pir cukup tinggi sehingga buah ini dinilai ampuh untuk mencegah dan mengatasi sembelit. Cukup dengan mengonsumsi satu buah pir ukuran sedang dapat memenuhi 22% kebutuhan serat dalam sehari.

Buah pir juga mengandung sejenis serat yang disebut pektin. Pada sebuah penelitian di Tiongkok, pemberian pektin sebanyak 24 gram per hari selama satu bulan terbukti membantu meringankan sembelit dan mendukung pertumbuhan bakteri usus.

Buah pir juga kaya akan kandungan serat dan air. Pada saat yang sama, buah dengan nama ilmiah Pyrus communis ini juga rendah lemak, kalori, dan kolesterol. Semua ini merupakan kombinasi tepat bagi yang sedang berjuang menurunkan berat badan.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa pola makan yang banyak mengandung buah, terutama pir, berpotensi melindungi tubuh dari kanker. Manfaat ini kemungkinan berasal dari dua zat antikanker pada buah pir, yaitu antosianin dan asam sinamat.

Penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa buah yang mengandung flavonoid mungkin dapat menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium. Salah satu contoh buah yang kandungan flavonoidnya paling tinggi tidak lain adalah pir.

Hal ini bahkan telah terbukti dalam sebuah penelitian terbitan jurnal Food & Function. Setelah para peserta rutin makan pir selama 12 minggu, tim peneliti menemukan bahwa lingkar pinggang mereka mengecil hingga sebesar 2,7 sentimeter. Dsy15