Proses Bayi Tabung Tanpa Suntikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Bagi mereka yang pernah menjalani proses bayi tabung atau dalam bahasa medis dikenal dengan IVF tentu tahu bahwa proses itu sangat menyakitkan. Terutama pada saat disuntik. Namun hal itu tidak akan lama lagi. Sebuah klinik bernama New York's New Hope Fertility Center minggu ini meluncurkan metode Free-Needle-IVF yang baru, yang menjanjikan tingkat keberhasilan yang sama namun tanpa suntikan. Bagaimana cara kerjanya? Tes hormon dilakukan melalui sampel air kencing dan air liur dan suntikan untuk merangsang ovulasi diganti dengan obat oral dan semprotan hidung. DIlansir laman Nypost, Direktur penelitian dan pengembangan klinik tersebut, Dr. Zaher Merhi, mengatakan bahwa timnya telah mengembangkan program baru ini sebagai tanggapan terhadap pasien yang mengeluh tentang rasa sakit dan ketidaknyamanan metode IVF tradisional. Wanita yang takut dengan jarum sangat senang mendengar tentang teknik baru ini, kata Merhi. "Mereka sangat, sangat bersemangat. Mereka sangat senang tidak ada suntikan," kata dia. Tapi tentu ada pengorbanan lain. Pasien yang menjalani bayi tabung tanpa suntikan tidak akan bisa makan, minum atau menyikat giginya selama dua jam sebelum setiap tes air liur, dan obat oral dan semprotan hidung tidak cenderung menghasilkan sebanyak telur seperti tradisional. suntikan ovarium. "Ini tidak akan benar-benar mempengaruhi kesempatan Anda untuk hamil. Bagi kami, kualitas telur jauh lebih baik daripada kuantitasnya. (viv/01)
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…