Seorang Pemuda Menganiaya Orang Gila di Kediri

SURABAYAPAGI.com, Kediri -  Polisi sudah meminta keterangan MNR (18), pemuda yang menganiaya orang gila di Kediri. Penganiayaan dilakukan karena MNR merasa kesal dan sakit hati.

"Kemarin kami berhasil menemui pemuda yang melakukan penganiayaan, dirinya juga telah menjelaskan apa sebab dirinya melakukan penganiayaan tersebut," ujar Kapolsek Pagu AKP Bowo Wicaksono, Senin (5/3/2018).

Bowo menceritakan kronologi penganiayaan tersebut. Kasus itu bermula saat MNR dan temannya, AD (16), sedang nongkrong di lapangan Dusun Sekaran Kidul, Desa Sekaran, Kecamatan Kayen Kidul pada Kamis (1/3/2018). Sore.

Sesaat kemudian melintaslah seseorang dengan gangguan jiwa di dekat mereka. Orang itu tiba-tiba melempar MNR menggunakan potongan kayu. Kayu itu mengenai punggungnya. Merasa sakit, MNR berniat membalas, tetapi orang gila itu sudah tak ada.

Di jalan persawahan Desa Sukoharjo, Kecamatan Kayen kidul, MNR dan AD bertemu orang gila yang dimaksud. Mendapat kesempatan, MNR mendekati orang itu. Amarahnya langsung dilampiaskannya. MNR menendang dan memukul orang gila tersebut. Yang dipukul berusaha menangkis namun tak melawan.


Sebelumnya, MNR menyuruh AD merekam apa yang dilakukannya menggunakan kamera ponsel. Usai melampiaskan amarahnya, MNR dan AD meninggalkan lokasi.

"Menurut MNR, aksi pemukulan yang ia lakukan murni karena sakit hati dan kesal usai dilempar kayu oleh orang gila itu. MNR telah mengutarakan penyesalannya kepada kami," imbuh Bowo.

Saat disinggung bagaimana kelanjutan kasus penganiayaan ini, Bowo mengaku saat ini kasusnya telah diambil alih oleh Polres Kediri.

"Silakan nanti konfirmasi ke Polres Kediri langsung nggih," Pungkas Bowo. (dtk/cr)