: Ketum Gerindra Prabowo didampingi KH Abd Ghofur saat bersilaturahmi dengan keluarga besar di Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Prabowo Subianto yang akan maju sebagai calon presiden diminta untuk tidak salah salah lagi dalam memilih wakil presiden, kalau ingin menang melawan Jokowi saat bertarung pada 2019 yang akan datang.

Hal itu disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, KH Abd Ghofur saat menerima kunjungan dan silaturahmi Prabowo di pondoknya Sabtu (6/5/2018).

Menurut Kiai Ghofur panggilan akrab Kiai Abd Ghofur, kekalahan Prabowo pada Pilpres 2014 lalu itu, karena kesalahan memilih wakilnya. Sementara kemenangan Joko Widodo karena tepat memilih wakilnya.

"Sesuai petunjuk yang saya dapat, kekalahan pak Prabowo itu karena wakilnya, sedangkan kemenangan pak Joko Widodo juga karena faktor wakilnya, "kata Kiai yang punya belasan ribu santri ini.

Agar tidak kalah lagi dalam Pipres 2019 mendatang, ia meminta Prabowo untuk tidak salah pilih calon wakil presiden yang akan mendampinginya. "Pak Prabowo hati-hati carilah calon wakil Presiden yang tepat agar pak Prabowo terpilih menjadi Presiden, jangan salah pilih lagi "harap Kiai Ghofur.

Kalau Pak Prabowo tambah kiai Ghofur tepat memilih wakilnya, ia meyakini Prabowo akan memenangi Pilpres 2019 mendatang."Kalau pak Prabowo mau terpilih jadi presiden ya milih calon wakil presiden yang tepat, calon wakil presiden yang tepat ya dari kader Nahdlatul Ulama (NU) ,"kata kiai Ghofur.

Ia berani memerintah dan memperingatkan Prabowo Subianto, lanjutnya, karena kiai kharismatik ini mengaku sangat dekat dan punya histori sejarah dengan Prabowo dan Partai Gerindra. Karena pendirian Partai Gerindra dia ikut medirikan, bahkan nama Gerindra kata Kiai Ghofur diambil dari Gerakan Sunan Giri dan Sunan Drajat, dua wali itu kolaborasi orang yang jujur dan ahli menata ekonomi.

"Saya satu diantara beberapa orang yang mencetuskan nama Gerindra, tidak sekedar Gerakan Indonesia Raya, tapi Gerindra juga singkatan Gerakan Sunan Giri dan Sunan Drajat, yang digambarkan orang jujur dan pandai mengatur ekonomi, saya mohon pak Prabowo memperbaiki Indonesia, "harapnya.

Sementara itu, Prabowo dalam kesempatan itu mengaku terharu dan tidak bisa berkata-kata atas dukungan yang diberikan oleh Pondok Pesantren Sunan Drajat. "Saya sangat terharu dan tidak bisa berkata kata, atas dukungan yang diberikan secara ikhlas dalam forum ini, dukungan tanpa pamrih dari keluarga besar Sunan Drajat, saya merasa saya belum bisa berbuat banyak untuk Ponpes Sunan Drajat,"kata Prabowo.

Karena itu ia mengaku mendapat suntikan energi baru saat datang ke Ponpes Sunan Drajat. "Saya dapat suntikan dari Pondok Pesantren Sunan Drajat, saya sekarang tambah semangat, saya akan maju terus pantang mundur, untuk memperbaiki bangsa dari orang-orang maling dan suka koruptor, "kata Prabowo berapi-api.

Sementara itu, usai orasi politik ketum Prabowo melakukan ziarah ke wali Sunan Drajat, yang tidak jauh dari Pondok Pesantren di temani KH Abd Ghofur dan beberapa petinggi partai Gerindra.jir