SURABAYAPAGI.com - Relawan paramedis Palestina, Razan Najjar meninggal ditembak militer Israel, akhir pekan lalu. Padahal kala itu, Najjar sedang membantu mengevakuasi dan mengobati korban luka warga sipil Palestina dalam konflik di perbatasan.

Parahnya lagi, sniper Israel menembak mati Najjar dari belakang saat dia memberikan bantuan medis kepada warga yang luka.

Meninggalnya paramedis berusia 21 tahun itu membuat dunia berkabung dan mengecam Israel. Kecaman juga muncul dari karikatur yang dibuat kartunis politik asal Brasil, Carlos Latuff.



Latuff membuat kartun Najjar ditembak tentara Israel sebagai bentuk perlawanan kepada negeri zionis dan dukungan perlawanan rakyat Palestina.

"Menargetkan warga sipil dan paramedis di daerah konflik adalah kejahatan perang!" tulisnya di akun Twitter dikutip Senin 4 Juni 2018.

Kartun perlawanan karya Latuff itu kemudian cepat viral. Kartun tersebut dipakai untuk melawan Israel.