Bupati Fadeli saat menyampaikan sambutanya dalam Halal Bi Halal yang digelar PWI Lamongan.

SURABAYA PAGI, Lamongan - Bupati H Fadeli bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), kompak hadiri acara Halal Bi Halal yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan di Kantornya Jalan Kusuma Bangsa No 27 A, Kamis (28/6/2018).

Halal Bi Halal yang baru digelar pertama kali sejak organisasi profesi ini berdiri pada 9 November 2016 ini, semakin meriah karena Insan Pers yang bertugas di Lamongan juga ikut hadir, untuk saling maaf memaafkan sesama pekerja Pers dan narasumber disuasana yang masih bulan Syawal.

Keakraban cukup terlihat, manakalah seluruh wartawan yang tergabung di PWI memulai maaf memaafkan yang diawali Ketua PWI diikuti oleh anggota lainnya dan teman wartawan Lamongan lainnya, kepada tamu mulai dari Bupati H Fadeli, Ketua DPRD Debby Kurniawan, Wabup Kartika Hidayati, Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung, Dandim 0812 Letkol Sukma Yudha Wibawa, Kajari yang diwakili Kasiintel Dino dan Sekkab Yuhronur Efendi, kepala OPD dan Kabag Humas dan hingga seluruh mantan Kabag Humas.

Bachtiar Febrianto ketua PWI Lamongan, mengatakan dalam menjalankan profesi sebagai wartawan, tentu ada kesalahan yang tidak disengaja kiranya untuk dimaafkan.

"Selain kompeten, kita dalam bekerja sudah dibekali ilmu jurnalistik. Karena kita kerja selalu bersinggungan langsung dengan narasumber dan masyarakat, terkadang ada yang kurang berkenan, sehingga kami atas nama pribadi dan PWI Lamongan mohon maaf lahir dan batin,"ungkapnya.

Hanya saja lanjutnya, wartawan yang kompeten dalam penulisanya selalu berhati-hati, dan menyampaikan kabar bukan menyampaikan kabar yang membentuk opini apalagi menghakimi. "Sekarang ini banyak wartawan yang tidak kompeten, tentu narasumber juga harus bisa membedakannya, dan PWI berkewajiban untuk meluruskan itu, tentu harus didukung semua pihak,"pintanya.

Bupati Fadeli dalam sambutanya mengaku bangga dengan eksistensi yang ditunjukan oleh PWI Lamongan selama ini." PWI sekarang semakin mentereng dengan berbagai kegiatanya,"ujar Fadeli mengawali sambutanya dan meminta maaf bila ada khilaf dalam menjalin kemitraan ini.

Pemerintah lanjutnya, tentu cukup terbantu dengan eksistensi tersebut, apalagi pemberitaan oleh wartawan, baik pemberitaan yang sifatnya mengkritik atau sebaliknya cukup membantunya dalam menata pemerintahan ini.

"Tulisan dari teman-teman wartawan selama ini cukup membantu saya, dalam upaya mengawal pembangunan di Lamongan, baik itu tulisan yang mengkritik atau sebaliknya, sepanjang tulisan itu kritiknya konstruktif tentu kami sangat mengapresiasi karena keterbatasan kami dalam mengawasi nya,"ungkapnya.

KH Abd Aziz Khoiri ketua MUI Lamongan dalam tausiahnya menyebutkan, pembawa berita dalam hal ini wartawan harus menyampaikan berita itu apa adanya, dan sebelum disampaikan ke khalayak umum tentu harus dikroscek/tabayun dengan kabar berita itu."Sampaikan kabar kebenaran itu meski terkadang pahit, sampaikan berita apa adanya, bukan berita hoax,"pesannya.

Usai tausiah dan sambutan, acara diakhiri ramah tamah untuk menikmati makanan nasi tumpeng dan makanan polo pendem yang khusus didatangkan oleh PWI dari daerah pinggiran kota Lamongan.jir



Kiai Abd Aziz Khoiri saat memberikan tausiahnya dalam acara Halal Bi Halal yang digelar PWI Lamongan.