Tampak sel penampungan yang mulai penuh

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo harus segera mencari solusi untuk mengatasi TPA yang sudah overload, dari data yang dihimpun Surabaya Pagi, sampah yang masuk tiap hari ke TPA mencapai 55-60 ton. Bahkan sel yang baru beberapa tahun dibuka kini daya tampungnya mulai sesak.

Kepala DLH Tutang Heru W menjelaskan, sel baru hanya bisa menampung 43.200 ton sampah lagi, dan akan segera penuh 2 tahun ke depan.

"Masalah sampah harusnya menjadi perhatian sendiri, mengingat hingga saat ini yang menjadi kendala adalah masalah, penampungan sampah, saat ini kami kordinasi dan konsultasi dengan Walikota serta daerah lain, terkait dengan solusi penanganan sampah ini," jelasnya

Jika terpaksa TPA bisa diperluas, karena di sekitar TPA masih ada tanah aset yang bisa digunakan untuk tempat penampungan, itupun hanya akan bertahan 2 hingga 3 tahun.

"Walikota pernah menyarankan untuk beli increator, tapi setelah di kalkulasi, hasilnya tidak efektif dan menimbulkan kerugian, sehingga tidak jadi direalisasikan," ujarnya

Menurut Tutang, salah satu stafnya sudah study korperatif ke Swedia untuk penanganan sampah. Dan biaya untuk mendapatkan alat penanganan sampah sangat mahal, mencapai triliunan rupiah. ard