SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam dua minggu harus sudah ada program kerja yang bisa dilaporkan kepada bupati. Termasuk data atlet, pelatih, dan kader yang menjadi dasar membuat program dan kegiatan.

Semua program harus transparansi untuk informasi, sehingga masyarakt tahu. Tidak ada program yang disembunyikan, karena tanggungjawab atas anggaran dari Pemerintah Kabupaten Jember, (3/10) pukul 17.00 wib.

Event yang akan diikuti harus bisa direncanakan jauh-jauh hari. “Karena prestasi itu harus direncanakan, ditata, dan di persiapkan,” ujar Bupati Faida.

Menurut perempuan pertama Bupati Jember ini, KONI bertugas melahirkan bintang-bintang di bidang olehraga untuk mengharumkan kabupaten, provinsi, dan Indonesia.

Karena itu harus berjalan bersama dengan kepentingan Pemerintah Kabupaten Jember. Setiap cabang olahraga harus berkonsentrasi, karena tidak akan ada prestasi kecuali dengan pelatih yang memiliki kompetensi yang sesuai.

“Kami siap mendukung pengurus KONI yang baru. KONI harus fokus olahraga, bukan yang lain,” ujar Bupati Faida.

Wakil Ketua II Pengprov KONI Jatim Drs. M. Nabil menyampaikan, adanya obsesi besar dari propinsi kepada Kabupaten Jember.

Karena Kabupaten Jember merupakan Kabupaten yang besar, yang harus memberikan kontribusi untuk Jawa Timur, Nabil mengatakan, tanggungjawab pengurus baru yaitu melakukan pembibitan, mencari atlit-atlit pemuda dari Jember untuk dibina dan pengembangan prestasi.

Dilantiknya pengurus baru, Danil berharap adanya peningkatan, dengan kesungguhan, keseriusan dan kefokusan. “Alat ukur olahraga adalah prestasi,” pesannya.

Pengurus KONI agar mencari atlit yang berada di pinggiran, atlet yang perlu di poles, karena para atlit banyak ditemukan di pelosok, bahkan memberikan prestasi terbaik untuk Jawa Timur.

“Kita akan mendapatkan kepuasan tersendiri pengurus KONI, kalau ada atlet yang berprestasi dan secara ekonomi mereka terangkat atas prestasi olahraganya,” katanya.

Ketua Pengkab KONI Jember Abdul Haris Afianto menyampaikan, program pertamanya yaitu mengecek kondisi fisik para atlet dengan tes kesehatan, karena pelatihan akan dilakukan secara giat guna menilai, dan jenis pelatihan yang akan diberikan kepada para atlet.

Nutrisi dan gizi para atlet menjadi perhatian khusus, karena pelatihan akan dilakukan secara giat, sehingga dapat menaikkan satu digit prestasi atlet Kabupaten Jember di tingkat provinsi. Terdapat sembilan unggulan olahraga, diantaranya wushu, silat, PBSI.

“Nanti akan kita tingkatkan habis habisan, karena pembuktiannya ada di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi),” katanya.

KONI Jember bersama Bupati telah berkomitmen, dalam meningkatkan potensi dan kwalitas atlet muda Kabupaten Jember, maka Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten) akan diadakan sebagai pengukur atlit untuk berangkat ke Porprov. ndik