SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mengingat susah mendapat tanah yang subur di daerah perkotaan. Salah satu pelaku usaha ini berinisiatif mengubah media tanam untuk sayuran. Sayur yang biasa di tanam didalam tanah, kini di inovasikan menjadi tanaman hidroponik.

Tanaman hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Jenis budidaya ini lebih mengutamakan media air yang telah dicampur beberapa nutrisi untuk menunjang pertumbuhan tanaman tersebut.

Mehdy Reza, pemilik kebun sayur ini sukses menarik perhatian masyarakat. Pasalnya ia telah mencetuskan ide untuk menanam sayur dengan cara hidroponik (tanpa tanah) dan kualitasnya tidak kalah dengan sayur pada umumnya, bahkan sayur yang dihasilkan cenderung lebih segar.

Sayur yang dihasilkan pun bermacam macam, mulai dari selada, kale, aragula dan lain lain. "Awalnya saya terinspirasi dari om saya, om saya kerja di resto yang ada di Surabaya, disitu ia mengeluh pasal sayur yang akan dimasak, cenderung layu dan tidak segar, karena memang sayur tersebut di dikirim dari daerah pedesaan yang jauh dari kota, proses perjalanan yang jauh jadinya sayur sayur tersebut akhirnya kurang segar. Bahkan proses pengirimannya pun ada yang sampai berhari hari. Akhirnya saya mencetuskan sebuah ide, bagaimana untuk menanam sayur di kota tanpa harus menggunakan media tanah, karena memang mayoritas tanah yang ada di perkotaan tidak subur." ungkapnya.

Usaha yang telah dirintis sejak tahun 2014 ini sukses dibanjiri pelanggan. Mulai dari resto hingga hotel bahkan tidak sedikit pula orang yang berdatangan untuk melihat langsung proses bercocok tanam sayur hidroponik ini.

"Selain saya menjual sayur hidroponik ini saya juga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana proses dan hasil dari sayur hidroponik ini. Dan alhasil banyak peminatnya, bahkan ada beberapa pengunjung dari luar kota seperti Bandung, Bali, Kalimantan sampai Gubernur dari NTB dan NTT pun datang." tambahnya.