SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bawang merah merupakan salah satu rempah yang sering dipakai untuk bumbu masakan Indonesia. Bahan masakan ini juga rendah kalori, bebas lemak, mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral.

Selain membuat cita rasa masakan menjadi nikmat, bawang merah diyakini memiliki segudang manfaat, salah satunya mencegah kanker, baik untuk penderita diabetes, hipertensi dan mencegah radikal bebas.

Berikut mitos dan faktanya seperti dipaparkan oleh spesialis farmakologi klinis, dr. Tulus satriasih Sp.FK.

1. Makan sate dengan bawang merah bisa cegah kanker

Meski bawang merah disebut-sebut bisa memicu bau mulut, penelitian menemukan bahwa ekstrak bawang merah memang dapat melawan kanker dibandingkan jenis bawang lainnya, seperti bawang putih.

Daging sate sendiri mengandung lemak serta proses pembakaran yang dapat memicu kanker. Di dalam bawang merah, terdapat zat anti-kanker yang jika dikonsumsi dengan sate, dapat mencegah timbulnya kanker.

2. Bawang merah bisa cegah masuk angin dan obati sakit perut

Bawang merah terbukti ampuh mencegah masuk angin. Terlebih, kandungan di kulitnya tinggi serat dan antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah masuk angin.

Namun, terlalu banyak konsumsi bawang merah malah bikin sakit perut. Disarankan cukup 2-3 siung bawang merah dengan 2 kali makan per hari.

Adapun pengolesan bawang merah dengan minyak, belum terbukti untuk mengobati sakit perut. Sehingga, untuk mengobati sakit perut, sebaiknya bawang merah dikonsumsi agar kandungan baiknya bisa memberi manfaat.

3. Mengobati jerawat

Faktanya, bawang merah memiliki kandungan organik sulfur, antioksidan dan anti-inflamasi, sehingga dapat mencegah jerawat. Bisa diolah dengan cara diiris atau ditumbuk lalu dioleskan sedikit di sekitar jerawat.

4. Ampuh turunkan kolesterol dan tekanan darah

Menurut penelitian, bawang merah bekerja hanya sampai penurunan lemak jahat di tubuh. Sehingga, bawang merah belum terbukti ampuh menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

5. Kupas di sudut ruangan bisa kurangi penularan penyakit

Secara empiris (pengalaman), cara ini terbukti ampuh mencegah penularan penyakit. Ditambah, kandungan sulfur yang memicu bau menyengat dari bawang merah, terbukti ampuh sebagai anti-bakteri.