SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satu lagi pameran elektronik dan teknologi bakal digelar di Indonesia tahun ini. Kali ini dinamakan International Consumer Electronics Expo (ICEE) yang ternyata sudah diadakan dua tahun berturut-turut.

"ICEE Indonesia membawa serta lebih dari 175 eksibitor yang berasal dari China, Hong Kong dan tentu saja dari Indonesia dan diperkirakan mampu menyedot lebih dari 10.000 pengunjung," ujar pihak penyelenggara ICEE, Jing He, dalam keterangannya, Selasa, 4 Desember 2018.

Dijelaskannya, selain mengumpulkan dan mempertemukan para pelaku industri ini seperti diler, pengusaha, perwakilan penjual ritel, ritel besar dan kecil, termasuk distributor, ICEE juga menghadirkan beragam inovasi baru, barang-barang purwarupa, termasuk perangkat yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung untuk merasakan sensasi yang sesungguhnya.
Produk-produk yang siap diperagakan dan patut dicoba di antaranya printer 3D, kaca mata bantu tidur, penerjemah intelejensi buatan (AI), VR, drone, perangkat rumah tangga pintar dan lain-lain.

"ICEE akan diselenggarakan pada tanggal 7-9 Desember 2019, mencakup beberapa kategori di antaranya peralatan komunikasi dan asesoris, komputer meliputi perangkat lunak & keras, produk elektronik portable, gaming dan pendukungnya, produk IT dan jaringan nirkabel, teknologi pintar, sistem tak berawak, komponen & material listrik serta banyak lagi," katanya.

Pada 7 Desember, workshop marketing digital bersama Indonetwork, akan mempertemukan eksibitor dengan pembeli yang berasal dari jaringan Indonetwork. Pada 8 Desember, Indonesia International Electronics Supply Chain akan mengadakan konferensi dengan topik mempercepat usaha melalui e-commerce yang akan mensimulasikan bagaimana memulai dan meningkatkan usaha lewat e-commerce. Disamping itu, JD.ID, pemain e-commerce utama di Indonesia, akan menampilkan platform e-commercenya di ICEE Indonesia 2018, yang mendukung penjual elektronik konsumen berbagai lintas agar bisa berkembang di Indonesia.

ICEE sejatinya pameran elektronik konsumen di Indonesia yang sengaja dikembangkan sebagai platform pemasok bagi industri Asia Tenggara sehingga menciptakan peluang bagi perusahaan-perusahaan internasional dalam melaksanakan usahanya di pasar Asia Tenggara.