Rumah milik Sawor janda dan buruh tani ini mulai dikerjakan untuk di bedah menjadi rumah yang layak huni. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Senyum ceria terpancar di wajah Sawor (59) janda beranak dua warga Desa Kelorarum Kecamatan Tikung Lamongan. Rumah yang dihuni puluhan tahun ini mulai dikerjakan, Selasa (12/3/2019) oleh TNI Kodim 0812 dalam program bedah rumah Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

Rumah dengan ukuran lebar 6 meter dan panjang 12 meter tersebut, seperti disampaikan oleh Kapten ARM Yudhi K Komandan SSK satgas TMMD, dibangun permanen dan sangat layak dihuni. Bahkan tidak hanya rumah saja yang di bedah, seisi rumah nantinya juga akan di isi.

"Hari ini (Selasa red), rumah mbah Sawor mulai di bedah, mbah Sawor sementara tinggal di rumah saudaranya yang tidak jauh dari rumah, sampai rumah ini benar-benar selesai pembangunannya," kata Yudhi panggilan akrab Kapten ARM Yudhi K.

Untuk mengawali merombak rumah ini kata Yudhi, tim TMMD dari Kodim 0812 melakukan kerja bahkti gotong royong bersama para tukang untuk membongkar dinding rumah gedeg, yang terbuat dari bambu. "Saat pembongkaran rumah ini, kita sisahkan bagian atap, dan rencana atab nya nanti dikasih esbes," terangnya.

Sawor janda yang sudah mendekati umur 60 ini saat ditemui di rumahnya, mengaku senang dan bersyukur, kalau rumah yang pernah dihuni bersama suami dan anaknya itu, kini diperbaiki oleh tentara.

"Saya bersyukur dan senang kalau rumah saya diperbaiki, meski sekarang saya hidup sendiri, suami sudah meninggal, anak sudah berkeluarga," ujarnya sambil terbatah-batah dan menahan haru setelah tahu rumahnya yang tengah diperbaiki.

Sebelumnya, Dandim Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa, saat bersilaturhami dengan wartawan Lamongan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Senin (25/2/2019) lalu menyampaikan kalau dalam TMMD 2019 ini, membedah 25 rumah tidak layak huni milik warga setempat.

Ke 25 rumah tidak layak huni itu lanjut Dandim, dipilih melalui kajian dan survey yang matang, yang dilakukan oleh tim. "Dipilih sebanyak 25 rumah itu, karena dari rumah warga yang ada rumah itu masuk kategori rumah yang tidak layak huni," terangnya.

"Dari 25 rumah yang akan di bedah tersebut kata Dandim, sebanyak 10 rumah sudah dikerjakan dalam pra pembukaan TMMD dan sisanya setelah pembukaan."

Bahkan dari 25 rumah yang akan dibedah tersebut, satu rumah milik Sawor janda dan buruh tani, tidak hanya di bedah, tapi semua isi perabot rumah tangga, mulai furniture, kursi springbad, peralatan dapur, peralatan kamar tidur, peralatan kamar mandi. "Satu rumah ini kita lengkapi peralatanya," ujarnya.

Tidak hanya membedah rumah dan mengisi sarana dan prasarana rumah kata Dandim, pihaknya juga membangunkan kandang peternakan di belakang rumahnya. "Kebetulan di belakang rumahnya ini ada tanahnya, kita bangunkan sekaligus untuk ternak, terserah nanti mau ternak apa, agar ibu ini ada pengasilan tambahan, selain sebagai buruh tani," ungkapnya.

Semoga kata Dandim, apa yang dilakukan bersama satuanya ini sedikit membantu masyarakat, khususnya penerima bedah rumah, untuk bisa hidup lebih tenang tidak sampai harus kehujanan. "Semoga apa yang dilakukan oleh Kodim ini bisa bermanfaat," harap Dandim. jir